Rifqinizamy Karsayuda Gunakan Masa Reses di Kalsel Isi LK III HMI

 Rifqinizamy Karsayuda Gunakan Masa Reses di Kalsel Isi LK III HMI

KALBAR – Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) sekaligus Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda melakukan kunjungan kerja (Kunker) reses ke Kalimantan Barat (Kalbar).

Kala Rifqi berkunjung ke Pontianak, Ibukota Kalimantan Barat pada Jum’at, 23 Desember 2022 lalu ia memulai muhibahnya dengan memberikan Kuliah Umum/Stadium General di Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura.

Di PTN terbesar di Kalbar ini, Rifqi disambut hangat Rektor Untan Prof.Dr.Garuda Wiko, S.H beserta para Guru Besar, Citivas Akademika Untan dan Para Mahasiswa.

Rifqi menyampaikan Kuliah Umum dengan tema “LPemilu 2024 dan Konsolidasi Nasional”. Dalam paparannya, Rifqi menyampaikan urgensi Pemilu sebagai Pembentuk Pemerintahan legitimate dalam negara penganut demokrasi konstitusional.

Ia mengingatkan pula, soal tantangan Politik Identitas dan Politik Kebencian yang kerap mewarnai kontestasi Pemilu di Indonesia dan menggerus konsolidasi kita sebagai bangsa.

Setelah memberikan Kuliah Umum di Untan, Rifqi Karsayuda menjadi Khatib Shalat Jum’at di Masjid Al-Ashraf, Jalam M.Yamin, Pontianak. Rifqi memaparkan tafsir taqwa dalam Khutbahnya.

Selanjutnya, Presidium MN KAHMI ini mengisi Materi dalam Latihan Kader III Nasional yang diselenggarakan HMI Badko Kalbar di Kampus BPSDM Kalbar.

Muhibah ke Kalbar ditutup dengan Silaturahmi Rifqi Karsayuda dengan Keluarga Besar Pengurus Majelis Wilayah dan Majelis-Majelis Daerah KAHMI se Kalbar. Hadir para Ketua/Presidium KAHMI dari seluruh Kabupaten/Kota Se Kalbar.

Presidium MN KAHMI yang terpilih dalam Munas XI KAHMI di Palu, November lalu ini menyampaikan komitmennya untuk melakukan muhibah serupa ke berbagai Provinsi di Indonesia.

Rifqi menyampaikan, kunjungan ke berbagai daerah untuk bersilaturrahmi dan mendengar, serta melihat langsung keberadaan KAHMI di daerah.

Ia juga mengharapkan KAHMI di daerah muncul sebagai kekuatan yang inklusif. Membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai ormas Islam dan berbagai ormas keagamaan dan ormas lainnya.

“KAHMI harus menjadi perekat tenun keIslaman dan KeIndonesiaan dalam satu tarikan nafas. Menjadi eksistensi NKRI dan Pancasila adalah fardhu ain bagi Keluarga Besar KAHMI,” tutur Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Selatan I ini.

Digiqole ad

Berita Terkait