Sarmuji Puji Apresiasi Kesiapan PT Pertamina Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024

 Sarmuji Puji Apresiasi Kesiapan PT Pertamina Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024

JAKARTA – Jelang lebaran tahunini  2024 Komisi VI DPR RI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang energi dalam menghadapi mudik Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran direksi Pertamina, Komisi VI memberikan beberapa catatan kepada Pertamina.

Salah satunya adalah meminta Pertamina untuk memastikan stok BBM dan LPG tetap aman dalam menghadapi lonjakan permintaan selama masa mudik Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H. “Terutama di jalur-jalur utama mudik,” kata Wakil Ketua Komisi VI Sarmuji saat membacakan kesimpulan RDP di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2024) seperti dikutip situs DPR RI.

Lebih lanjut, Komisi VI juga meminta Pertamina untuk mempermudah masyarakat kelompok sasaran dalam mendapatkan BBM dan LPG bersubsidi. Selain itu, Pertamina juga diminta untuk meningkatkan fasilitas pengisian daya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Dalam hal kontrol Pertamina terhadap SPBU yang ada, Komisi VI DPR RI mendesak Pertamina untuk melakukan kontrol secara lebih intensif terhadap tingkat akurasi peneraan dispenser di seluruh SPBU dan SPBE Pertamina.

“Serta memberikan sanksi pencabutan ijin operasional bagi SPBU dan SPBE yang terbukti melakukan tindakan ilegal dalam peneraan,” lanjut Politisi Fraksi Partai Golkar ini. Terakhir, Pertamina juga diminta untuk menjaga sistem kemitraan dengan pihak swasta dalam usaha pendistribusian BBM.

Sebagai informasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan, 28,4 juta orang diprediksi akan keluar dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama mudik Lebaran 2024. Prediksi ini berdasarkan proyeksi Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan.

“Untuk wilayah Jabodetabek akan ada lebih kurang 7,9 juta masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum, dari total 28,4 juta yang akan mudik,” ujar Syafrin saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/4/2024).

Berita Terkait