Sekjen PKS Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Habib Zein Umar bin Smith

 Sekjen PKS Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Habib Zein Umar bin Smith

JAKARTA – Innalillahi wainnailaihi rajiun. Ulama kharismatik sekaligus habaib atas nama Habib Zein Umar bin Smith meninggal dunia Rabu (10/8/2022) kemarin.

Atas wafatnya Ketua Dewan Syuro Rabithah Alawiyah ini, Sekjen DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan duka mendalam saat masih melakukan perjalanan dinas ke sejumlah Eropa.

“Hari ini (kemarin) kita kembali kehilangan tokoh kharismatik, wafatnya Habib Zein Umar bin Smith, mantan Ketua Umum Rabithah Alawiyah membawa duka yang mendalam untuk kita,” kata Habib Aboe pada wartawan Lintas Parlemen yang mengaku masih melakukan sejumlah kegiatan di Eropa.

Menurut Habib Aboe, sosok almarhum sangat dekat dengan seluruh elemen bangsa. Figurnya disebut sebagai ulama perekat bangsa dengan pola silaturahmi yang kerap dilakukan ke sejumlah pihak.

“Beliau adalah tokoh perekat bangsa, selalu rajin bersilaturahmi dengan berbagai kalangan. Langkah beliau selalu mempersatukan anak bangsa dan menumbuhkan kecintaan kepada NKRI,” jelas Habib Aboe.

“Sebagai tokoh nasional, beliau selalu memiliki semangat menyambungkan antara ulama dan umara. Sinergi tersebut selalu diutamakan saat beliau memimpin Rabitah Islamiyah,” sambung Ketua MKD DPR RI ini.

Anggota Komisi III DPR RI ini berharap, dengan kepergian untuk selama-selama kiai idaman Habib Aboe ini, bisa diganti oleh tokoh lain dalam memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa khususnya di tahun politik ini.

“Semoga Allah SWT menggantikan beliau dengan tokoh lain yang menguatkan NKRI,” ujar Habib Aboe.

Politisi asal Dapil Kalimantan Selatan ini mengungkapkan, almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh yang memiliki sikap moderat dengan pengayom seluruh umat. Ia wafat yang sebelumnya menjalani perawatan di RS JMC beberapa hari terakhir ini, Jakarta Selatan.

“Di masa hidupnya, Habib Zein sangat aktif di beberapa ormas keislaman. Selain di Rabithah Alawiyah, almarhum juga pernah aktif diMustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Semasa hidupnya, almarhum aktif menyuarakan isu-isu moderasi beragama dengan persatuan Partai politik umat Islam. Baginya, jika Partai Islam disatukan menjadi kekuatan yang luar biasa,” terang Habib Aboe.

Sebagai informasi, pengurus Rabithah Alawiyah telah menyampaikan, almarhum  rencananya dimakamkan hari ini Kamis (11/8/2022).

Editor: Habib Aboe

 

Digiqole ad

Berita Terkait