Sistem Perizinan Online KKP Diminta Bekerja Prima 24 Jam

Sistem Perizinan Online KKP Diminta Bekerja Prima 24 Jam

SHARE

JAKARTA – Anggota Komisi 4 DPR dari FPKS Hermanto meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar senantiasa memonitor dan memastikan teknologi perizinan online kapal bekerja dengan baik. Jangan sampai, para pemohon ijin sudah memasukkan berbagai kelengkapan data tetapi data tersebut tidak terekap di sistem.

“Perizinan online itu kalau settingan teknologinya benar maka akan memudahkan. Tetapi kalau settingannya berubah, maka tidak akan mempermudah proses penyelesaian izin,” ujar Hermanto dalam keterangan tertulis kepada wartawan.

Menurut Hermanto, jika pemohon izin kapal sudah memasukkan berbagai kelengkapan data tetapi ternyata data tersebut tidak terekap di sistem maka bisa muncul potensi KKP melakukan pembohongan publik. “KKP harus mengawal dan memastikan sistem perizinan online bekerja dengan prima 24 jam agar terhindar dari tuduhan pembohongan publik,” tandasnya.

KKP mengklaim proses pengurusan izin untuk kapal di atas 30 Gross Ton (GT) sudah dilakukan secara daring (online) melalui portal www.perizinan.kkp.go.id. Proses daring bertujuan untuk memudahkan serta mengurangi biaya yang harus dikeluarkan nelayan dan pengusaha perikanan dalam mengurus perizinan. Dalam mengurus izin, pemohon tidak perlu lagi bolak balik ke Jakarta, cukup lewat online saja. Yang terpenting dokumennya lengkap dan kewajibannya untuk membayar pajak sudah dipenuhi.

Selanjutnya KKP melaporkan, lebih dari 2000 unit kapal perikanan berukuran di atas 30 GT belum melakukan perpanjangan izin penangkapan ikan dan/atau pengangkutan ikan. “Ada pengakuan dari pemohon, bahwa sudah mengurus perizinan selama 2 bulan tapi izin belum keluar juga,” ungkap Hermanto.

“Harusnya KKP introspeksi diri, jangan-jangan lebih dari 2000 kapal itu belum memperpanjang ijin karena kesalahan terjadi di KKP sendiri”, pungkas legislator dari dapil Sumatera Barat 1 ini. (joko)

Facebook Comments