Sodik Mudjahid: Menyongsong Tahun Emas 2045, Kita Harus Siapkan Generasi Unggul Berkarkter Pancasila

 Sodik Mudjahid: Menyongsong Tahun Emas 2045, Kita Harus Siapkan Generasi Unggul Berkarkter Pancasila

BANDUNG – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya kaum milenial agar tetap konsisten mengisi kemerdekaan ke-77 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berlandaskan nilai-nilai Pancasila yang berbasis pada ketuhanan yang dilandasi pada nilai budaya agama di tanah air.

“Kita selaku warga negara yang taat pada konstitusi, kita perlu mengisi (kemerdekaan) NKRI ini dengan (mengamalkan nilai-nilai paham) Pancasila sejati yang berbasis pada nilai ketuhanan, nilai budayaan serta nilai agama leluhur yang tumbuh kembang,” ujar Sodik di acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Kampus SMP SMA Berasrama Darul Hikam, Dago Giri, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2022) kemarin.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dihadiri oleh para guru, staff Perguruan Darul Hikam, hingga murid Yayasan Darul Hikam itu, Sodik menyampaikan pendidikan agama di sekolah-sekolah perlu lebih dimantapkan lagi agar anak didik benar-benar berperilaku beragama dengan cerdas.

“Sosialisasi Empat Pilar ini bisa membangun kesadaran tinggi dalam berbangsa serta bernegara khususnya masyarakat termasuk para pelajar dan guru. Ayo kita mantapkan pemahaman agama kita, termasuk ibadah kita termasuk memperbaiki akhlak kita dan anak didik kita biar beragama secaa cerdas, Sebab, peran umat Islam di era kemerdekaan ini sangat besar, butuh perjuangan untuk mengisi hari kemerdekaan ini menjadi sebuah kerja keras yang perlu dibarengi dengan kerja cerdas,” jelas Sodik.

Politisi Partai Gerindra yang pernah aktif di HMI dan PII ini, menyampaikan besarnya peran umat Islam pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sodik menyebutkan, perjuangan umat Islam termasuk ulama menjadikan Pancasila sebagai dasar bernegara.

Untuk itu, ia menilai pendidikan nilai-nilai agama sangatlah penting menjadi modal untuk menyiapkan generasi terbaik dan unggul di masa akan datang. Di mana pendidikan agama, kata Sodik, bisa menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul.

“Generasi unggul yang dimaksud berbekal pondasi agama untuk bisa bersaing secara global khususnya menjelang tahun Indonesia Emas,” terang Sodik.

Menurut Sodik, Indonesia Emas di tahun 2045 membutuhkan sebuah kepemimpinan nasional berkomitmen kuat pada nasionalisme kebangsaan yang mengacu pada agama dan nilai-nilai Pancasila yang mengutamakan pendidikan moral agama.

“Pendidikan yang ada saat ini perlu bisa menyiapkan sebuah generasi muda unggul di tahun 2045. Di mana bisa bersaing secara global untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang berintegritas sebagai bekal di era Indonesia Emas itu. Sehingga, dengan kecerdasan generasi penerus itu mengelola kekayaan alam Indonesia secara amanah dan produktif untuk mewujudkan rakyat makmur sejahtera yang berkeadilan untuk semua,” jelasnya.

Laporan: Ade

Editor: Habib Harsono

Digiqole ad

Berita Terkait