‘Suplay Bahan Makanan Sudah Tiba dari Ujung Pandang dan Gorontalo tapi Pembagian...

‘Suplay Bahan Makanan Sudah Tiba dari Ujung Pandang dan Gorontalo tapi Pembagian Tidak Efektif’

SHARE

PALU – Anggota Komisi V DPR RI Rendy Lamadjido mengaku sedih melihat kondisi masyarakat Palu dan sekitarnya. Mengingat mereka kesusahan dan mengalami kelaparan usai gempa 7.7 skala richter dikuti oleh tsunami.

“Rakyat Palu dan sekitarnya kelaparan akibat tidak adanya penjualan bahan makanan dan minuman.  Suplay bahan makanan sudah tiba dari Ujung Pandang dan Gorontalo tapi pembagian tidak efektif karena ditumpuk di Korem,” kata Rendy seperti diceritakan, Selasa (2/10/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga di Kota Palu berebut makanan di minimarket hingga pasar swalayan pascagempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018).

Salah satu warga, Abdullah mengatakan, belum banyak bantuan makanan yang datang untuk mencukupi kebutuhan warga Kota Palu dan sekitarnya. “Susah cari makan, Alfamidi dan BNS (Bumi Nyiur Swalayan) dijarah,” kata Abdullah. Selain itu, belum banyak dapur umum yang didirikan.

Rendy yang juga politisi asal Palu itu meminta pihak pemerintah tak mempersulit masyarakat memperoleh makan dan minuman. Selain itu, usul politisi PDI Perjuangan itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak menunggu membantu masyarakat.

Namun, lanjutnya BNPB harus lebih aktif menyelesaikan beban masyarakat Palu dan sekitarnya. Di antaranya, bantuan yang disalurkan harus langsung ke posko pengungsi.

“Masyarakat disuruh ngantri dan sangat birokrasi. Masyarakat lapar dan kehausan. Jangan persulit lagi dengan birokrasi. Pemda, saya minta salurkan bahan makanan dan minuman langsung ke posko posko. Kini saat pemerintah harus memberi pelayanan.  badan penanggulangan bencana harus proaktif jangan menunggu,” pungkasnya. (H3)

Facebook Comments
Baca juga :   Meski Tak Menjabat Lagi, Mantan Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang Tetap Peduli