Tanya Smelter, Eni Maulani Datangi Bupati Gresik

 Tanya Smelter, Eni Maulani Datangi Bupati Gresik

Anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Siregar

JAKARTA, Lintasparlemen.Com – Teka-teki terkait jadi tidaknya pabrik smelter PT Freeport akan tetap dibangun di kabupaten Gresik masih terus berlanjut. Khususnya, pasca adanya kemelut “Papa minta saham” yang hingga saat ini belum juga ada titik terang.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VII dari Daerah Pemilihan (Dapil Jawa Timur VII) Eni Maulani Saragi langsung mengunjugi Gresik dan ketemu langsung dengan Bupati Sambari Halim Radianto.

Kunjungan itu saat DPR RI memasuki masa reses (Serap Aspirasi) pada penutupan persidangan ketiga, Senin (28/03) lalu. Banyak hal yang dibahas pada pertemuan dengan itu.

“Saya ingin tahu seperti apa perkembangan smelter di Gresik. Untuk itu, saya bertemu Bupati, DPRD Gresik dan pejabat terkait yang ada di sana. Ini penting kami lakukan karena proyek ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia, dan sudah menjadi isu nasional,” kata Eni pada Linasparlemen.com, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (06/04) kemarin.

“Kami juga membahas soal tindak lanjut wacana pembangunan smelter PT Freeport yang diharapakan dapat menyerap tenaga kerja hingga tiga puluh ribu orang,” sambung politisi Golkar ini, yang saat kunjungan itu didampingi Plt Ketua DPD II Golkar Gresik, Ahmad Nurhamim.

Eni menjelaskan, proyek smelter PT Freeport itu merupakan kewajiban bagi pemegang izin usaha pertambangan sesuai dengan UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara untuk dibangun di dalam negeri.

Untuk itu, Eni meminta kepada pemda Gresik, khususnya bidang terkait yang menangani perijinan dan investasi serta LH (lingkungan hidup) di Gresik untuk memberikan gambaran secara detail sejauh mana perkembangan smelter PT Freeport di Gresik.

“Namun, PT Freport harus memenuhi syarat-syarat investasi yang harus diselesaikan,” jawab Eni saat ditanya soal keinginan PT Freport tetap berkomitmen membangun smelter di Gresik, Jawa Timur.

Menurut Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menyambut positif penempatan smelter di gresik. Namun sejauh ini, pihaknya menjelaskan bahwa proyek itu masih perlu dibahas ulang soal komitmen PT Feeport itu. Sebab, Pemkab Gresik merasa belum ada perkembangan konkret dari manajemen PT Freeport dalam pembangunan smelter itu.

“Ibu Eni mengharapkan masyarakat dapat merasakan pembangunan smelter di Gresik dan segera mungkin dapat direalisasikan. Pemda pun mendukung penuh keinginan PT Freeport dengan pembangunan smelter tersebut,” kata Sambari saat dihubungi. (Panji)

Digiqole ad

Berita Terkait