Tuding KIB, PPP Bawa Nama PKS agar Fahri Hamzah Berhenti Berfantasi

 Tuding KIB, PPP Bawa Nama PKS agar Fahri Hamzah Berhenti Berfantasi

JAKARTA – Bukan namanya Fahri Hamzah (FH) jika tidak menuding langkah politik pihak lain. Yang teranyar, Fahri Hamzah bersuara bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibangun PPP, PAN dan Golkar hanya sekedar upaya menipu rakyat.

Bahkan Fahmi Hamzah dengan ciri khasnya menyebutkan KIB hanya mengganggu kerja-kerja Kabinet Presiden Joko WidodoWidodo di masa jabatannya. Sejatinya, ingin Fahri Hamzah, ketiga partai politik (Parpol) itu fokus bekerja untuk rakyat bukan mengurus KIB.

Atas tudingan itu, Wakil Ketua Umum PPP Arsul menanggapi tudingan Fahri Hamzah yang menganggap KIB telah menipu rakyat dan mengganggu kinerja kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Arsul Sani menyentil balik Fahri yang menyebutnya sedang berfantasi ria.

Arsul meminta Fahri Hamzah berhenti melakukan itu dan tidak banyak berfantasi dengan menuding keberadaan KIB mengganggu kinerja kabinet Jokowi. Mengingat, lanjut Arsul, yang bisa merasakan keberadaan KIB telah mengganggu kabinet yakni Jokowi sendiri.

“Bang Fahri Hamzah ini kan sedang berfantasi. Pak Jokowi sendiri tidak berkesimpulan seperti itu, kenapa Bang Fahri bilang seperti itu. Sebab, yang paling tahu sikap politik tiga ketum parpol itu mengganggu kinerja mereka sebagai menteri atau tidak itu Pak Presiden Jokowi sendiri atau jajaran kabinet keseluruhan,” ujar Arsul pada wartawan, Ahad (31/7/2022) kemarin.

“Jika yang bersuara itu mereka yang ada di luar sama (bukan pihak pemerintahan) maka suara yang didengungkan oleh mereka seperti orang yang sedang berfantasi, membuat karangan seperti ini,” sambungnya.

Wakil Ketua MPR RI mengungkapkan, soal KIB tak hanya pada sosok tiga ketum parpol tersebut. Ia menyebutkan, setiap parpol di KIB memiliki tim khusus masing-masing membangun kesepahaman-kesepahaman kerja sama hingga 2024 mendatang.

“Yang ingin saya sampaikan, untuk memahami sikap KIB jangan terpaku di sosok ketum parpol saja yang jadi menteri. Sebab, mereka punya tim masing-masing parpol siap bekerja mensinerjikan kesepahaman hingga kesepakatan. Sehingga urusan koalisi di KIB tak melulu berkutat pada tiga figur ketum ini,” terang Arsul.

Untuk itu, Arsul meminta Fahri berfokus bekerja mengurus partainya yakni Partai Gelora. Ia mengusulkan Fahri menghentikan cara tidak elok tersebut.

“Kita di PPP mau menyarankan saja pada Bang Fahri agar bekerja lebih fokus urus partainya, Partai Gelora dulu diurus agar cita-citanya bisa mengimbangi dan melebihi PKS bahkan dapat terwujud, tak usah urus kami,” terang Arsul.

Laporan: Aidil Muhammad

Editor: Habib Harsono

 

Digiqole ad

Berita Terkait