Demer Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
DENPASAR – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali sekaligus Ketua Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, khususnya di Provinsi Bali. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Dalam pernyataannya, Demer yang merupakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu menekankan bahwa Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, khususnya di Bali. Semoga momen suci ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa kita,” ujar Demer seperti disampaikan kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Sebagai informasi, di tahun 2026 ini Hari Raya Nyepi (19 Maret 2026) dan Idul Fitri (20/21 Maret 2026) jatuh beriringan menciptakan momen langka yang menuntut toleransi tinggi di Indonesia, terutama Bali. Nyepi dirayakan dengan hening (Catur Brata Penyepian), sementara Idul Fitri ditandai dengan takbiran dan silaturahmi
Lebih lanjut, Demer juga menyampaikan harapannya agar bulan suci Ramadan yang telah dilalui dapat membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat ke depan. Ia menilai, nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga bulan Ramadan ini membawa keberkahan, kebahagiaan, dan kedamaian bagi kita semua. Apa yang telah kita pelajari selama Ramadan hendaknya tidak berhenti di sini, tetapi terus kita amalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkap Demer.
Politisi senior Partai Golkar ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun optimisme baru, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial yang masih dihadapi bangsa Indonesia.
Menurut Demer, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk di daerah Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata dan UMKM.
“Idul Fitri adalah momentum untuk saling memaafkan, menguatkan, dan membangun kembali semangat kebersamaan. Dengan persatuan dan solidaritas, saya yakin kita mampu menghadapi berbagai tantangan dan mendorong pemulihan ekonomi secara lebih cepat dan merata,” tegas Demer.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, dan BUMN, Demer juga menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan pelaku usaha, khususnya UMKM di Bali. Ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi dorongan bagi para pelaku usaha untuk bangkit dan terus berinovasi.
“Saya berharap para pelaku UMKM dan sektor usaha lainnya dapat terus berkembang dengan semangat baru pasca-Ramadan. Pemerintah dan DPR tentu akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Demer kembali menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, khususnya di Bali yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat keberagaman dan toleransi yang tinggi.
“Bali adalah contoh nyata harmoni dalam keberagaman. Mari kita jaga nilai-nilai toleransi dan saling menghormati ini, sehingga kedamaian dan persatuan bangsa tetap terjaga,” pungkasnya.
Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali ke fitrah, mempererat persaudaraan, serta membangun masa depan yang lebih baik dengan semangat kebersamaan dan persatuan.