Bangsa Ini Berutang Besar pada Kaum Santri

 Bangsa Ini Berutang Besar pada Kaum Santri

Cinta tanah air adalah bagian dari iman, keyakinan ini menghujam kuat dalam diri para santri, keyakinan inilah yang menyebabkan kaum santri tampil terdepan dalam perjuangan mengusir penjajah, bertempur melawan penjajah Belanda dipandang sebagai bagian dari jihad di jalan Allah, resolusi jihad dikeluarkan ulama di masa itu, resolusi jihad lah yang membuat penjajah Belanda kelimpungan menghadapi kaum santri dan pejuang dalam pertempuran yang menentukan di Surabaya.

Tidak sedikit darah para santri yang tumpah dalam mewujudkan Indonesia merdeka, dengan pengalaman panjang tersebut, santri selalu meyakini bahwa Islam dan bangsa adalah satu tarikan nafas, memperjuangkan Islam berarti memperjuangkan bangsa, membela bangsa selaras dengan spirit ajaran Islam.

Dengan rekam jejak tersebut sama sekali tidak ada alasan untuk meragukan komitmen kebangsaan kaum santri, sama sekali tidak ada alasan untuk mencurigai penganut Islam bahwa mereka akan merusak pondasi bernegara, bila masih ada pihak yang curiga berarti mereka tidak paham sejarah, mungkin tidak pernah membaca sejarah dengan serius.

Memandang bahwa santri hanya dipersiapkan untuk menjadi guru agama di kampung-kampung adalah pandangan yang juga keliru. Santri adalah individu yang dididik untuk bisa berperan dalam semua sektor kehidupan, mengapa? karena Islam sebagai ajaran agama berbicara tentang semua aspek kehidupan. Olehnya tidak heran bila alumni pesantren tersebar di semua ranah kehidupan mulai dari sosial,budaya, pendidikan, ekonomi hingga politik. Dalam setiap ranah yang digelutinya santri selalu serius dan memainkan peran strategis.

Bangsa ini akan terus membutuhkan kehadiran para santri, kematangan dalam berpikir dan bersikap serta karakter kepemimpinan yang kuat dalam diri santri merupakan modal yang selalu dibutuhkan bangsa. Memang tidak mudah menjadi santri di era modern, ada tantangan besar yang harus ditaklukkan, namun bagi mereka yang sanggup maka akan merasakan manfaat yang sangat besar. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021

Zaenal Abidin Riam
Pengamat Kebijakan Publik/Alumni Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba

Facebook Comments Box