Demer Ajak Maknai Nyepi sebagai Momentum Keheningan dan Harmoni Kehidupan

 Demer Ajak Maknai Nyepi sebagai Momentum Keheningan dan Harmoni Kehidupan

DENPASAR – Ketua DPD I Partai Golkar Bali yang juga Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer menyampaikan ucapan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu, seraya mengajak masyarakat memaknai Nyepi sebagai momentum refleksi diri dan penguatan harmoni kehidupan.

Dalam pernyataannya seperti dikutip di media sosial miliknya, Demer menekankan bahwa Nyepi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ajaran filosofis yang sarat makna tentang keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Hari Raya Nyepi mengajarkan kita arti keheningan. Dalam diam, kita belajar mendengar suara hati. Dalam sunyi, kita menemukan keseimbangan,” ujar Demer, Rabu (18/3/2026) malam.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Nyepi dengan Catur Brata Penyepian, amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan, merupakan bentuk pengendalian diri yang relevan di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tekanan.

Menurut Demer, nilai-nilai tersebut menjadi pengingat penting agar manusia tidak kehilangan arah, serta tetap mampu menjaga keseimbangan batin di tengah dinamika kehidupan sosial dan ekonomi.

Lebih jauh, Demer menilai bahwa Nyepi juga menjadi simbol kuat kearifan lokal Bali yang mengajarkan tentang harmoni universal. Dalam konteks ini, ia menyinggung konsep Tri Hita Karana, yaitu keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan lingkungan.

“Momentum suci ini harus menjadi ruang untuk menjernihkan pikiran dan memperkuat hubungan kita dengan alam serta Sang Pencipta,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Bali, Demer juga mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia menyebut, kekuatan Bali tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada spiritualitas dan budaya yang terus hidup dalam keseharian masyarakat.

Lebih lanjut, Demer berharap perayaan Nyepi tahun ini dapat membawa kedamaian tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga momentum suci ini membawa ketenangan, kejernihan pikiran, serta memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Demer menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh umat Hindu yang merayakan Nyepi.

“Selamat Hari Raya Nyepi. Semoga kita semua senantiasa dilimpahi kedamaian. Om Shanti Shanti Shanti Om,” pungkasnya.

Facebook Comments Box