Isu Politik Identitas: Senjata Siapa, Jas Merah?
Pemilihan Kepada Daerah Jakarta merupakan ajang bergengsi politik, dimana jakarta sebelumnya menjadi sebuah barometer politik, dan saat ini Pilkada Daerah Khusus Jakarta merupakan pertama kali semenjak jakarta tidak menjadi Ibukota Negara Indonesia.
Artinya sudah tidak menjadi lagi daerah khusus Ibukota Jakarta masih terlihat mempesona secara politik dan ini luar biasa.
Berbicara pilkada tidak terlepas dari 3 isu utama, yaitu politik Indentitas, SARA dan Money Politik. Apalagi ketiga isu tersebut sering muncul dimasa kampanye Pilkada jakarta sebelumnya, belajar dari sebuah sejarah isu ini dimaikan oleh kelompok elit – elit yang saat ini ada dikubu koalisi yang besar. Namun, saat ini seolah – olah isu tersebut muncul dari pihak lain, ini sangat lucu sekali.
Menurut pandangan saya, para pemimpin kita ini kedepan marilah membiasakan diri untuk menjadi sosok pemimpin yang jujur dan amanah agar apa yang rakyat jakarta titipkan ketangan mereka bisa menjadi rahmatan alamin khususnya untuk masyarakat Jakarta.
Jas Merah, itu salah satu kalimat dikumandangkan oleh tokoh besar kita sang Proklamator Ir. Soekarno, sebagai generasi muda kalimat ini wajib kita ingat karena sejarah merupakan pelajaran penting dalam membangun bangsa kedepan, maka dari itu Jas Merah Politik Indentitas itu siapa yang sering memainkan??? Semoga Pemilihan Umum Kepada Daerah Khusus Jakarta yang pertama kalinya tidak mengulang kembali peristiwa Pilkada sebelumnya.
Kami juga berharap kepada semua pihak yang terkait terutama pihak penyelenggara Pilkada DKJ baik KPUD dan Bawaslu DKJ untuk bersikap Netral, karena masyarakat Jakarta sudah belajar dari pemilihan Umum yang belum lama berlangsung.
Oleh: Hendryk, Ketua Umum Generasi Muda Nahdliyin