KB PII Wilayah Jakarta Gelar Santunan Yatim, Fakir Miskin dan Dhuafa di Bulan Ramadan

 KB PII Wilayah Jakarta Gelar Santunan Yatim, Fakir Miskin dan Dhuafa di Bulan Ramadan

JAKARTA — Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Wilayah Jakarta  menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial yang rutin dilaksanakan organisasi alumni PII di wilayah Jakarta.

Ketua KB PII Wilayah Jakarta H. Amir Hamzah, SE, MM mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah dan memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

“Ramadan adalah bulan magfirah, bulan tempat kita mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya yang akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Di bulan penuh berkah ini, KB PII Wilayah  Jakarta memberikan santunan kepada para dhuafa dari keluarga besar wilayah Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial,” kata Amir dalam keterangannya kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Amir juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut dengan menyisihkan sebagian rezekinya melalui infak dan sedekah.

“Untuk itu kami mengajak kanda dan yunda sekalian untuk ikut berpartisipasi dengan menginfakkan sebagian rezekinya. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Amir, kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program kerja KB PII yang tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual dan keislaman, tetapi juga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Acara santunan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KB PII selama ini. Selain kegiatan sosial seperti santunan, kami juga rutin menyelenggarakan kajian keislaman, halaqah, serta berbagai aktivitas yang bertujuan memperkuat ukhuwah dan kepedulian terhadap masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Kemandirian Umat (LAZISKU) KB PII Jakarta Medy Zalfitri Latief dalam sambutannya menekankan pentingnya membiasakan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama pada waktu-waktu yang penuh keberkahan seperti waktu subuh.

“Di waktu subuh yang penuh keberkahan, setiap kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan oleh Allah. Sedekah yang diberikan dengan ikhlas bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi jalan datangnya keberkahan dalam hidup kita,” ujar Medy.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

“Mari mulai hari dengan berbagi. Sekecil apa pun sedekah yang kita berikan, insyaAllah akan menjadi harapan bagi saudara kita yang membutuhkan dan menjadi amal jariyah bagi kita,” katanya.

Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai-nilai Islam yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan sedekah subuh sebagai kebiasaan baik setiap hari. Langitkan harapan, kuatkan kepedulian,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Medy juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan santunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan sebagian rezekinya. Semoga kebaikan yang diberikan dibalas dengan keberkahan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Kegiatan santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang dikenal sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.

Facebook Comments Box