Marwah Sumpah Pemuda dalam Mewujudkan Masyarakat Madani

 Marwah Sumpah Pemuda dalam Mewujudkan Masyarakat Madani

Pemuda sebagai lokomotif peradaban mempunyai peran yang sangat penting dalam membawa perubahan dalam berbagai bidang kehidupan di lingkungan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita lihat pemuda merupakan inisiator dalam menjalankan aktivitasnya seperti menjadi pimpinan organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, bidang kewirausahaan, bidang politik, bidang sosial dan budaya. Peristiwa bersejarah sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan momentum awal bagi pemuda Indonesia dalam membangkitkan nasionalisme dalam kebhinekaan. Bangsa Indonesia yang beraneka ragam suku bangsa, Agama, sosial dan budaya menjadi kebanggan sendiri sebagai jati diri bangsa. Seperti yang Sudah kita ketahui pada saat peristiwa sumpah pemuda terdapat perwakilan dari masing-masing organisasi kepemudaan seperti perwakilan pemuda dari masing-masing daerah seperti pemuda Jawa, pemuda Sulawesi, pemuda Maluku, pemuda Sumatra, pemuda Batak dan organisasi kepemudaan lainnya. Kesimpulan dari isi sumpah pemuda adalah bagaimana para pemuda sebagai lokomotif perubahan dan peradaban bisa bersatu walaupun beraneka ragam suku, ras, agama , sosial dan budaya untuk satu tujuan menuju Indonesia yang berdaulat serta bisa bebas dari penjajahan kolonial. Usia Sumpah pemuda sudah masuk 93 tahun pada tahun 2021 apabila diibaratkan seperti manusia tentunya sumpah pemuda sudah masuk usia yang sangat matang karena sudah banyak pengalaman dan pembelajaran yang telah di tempuh. “Marwah sumpah pemuda menjadi api semangat pemuda Indonesia yang tidak pernah padam untuk mewujudkan masyarakat madani yang adil dan makmur, ujar Achmad Irfan pengurus Santana Kesultanan Cirebon wilayah Bogor. Tantangan pemuda Indonesia di era pandemi COVID-19 cukup berat karena secara bersama meningkatnya angka kemiskinan,pengangguran, bahkan angka kriminalitas juga ikut naik .Untuk menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan masyarakat madani tentunya tidak mudah karena membutuhkan semangat gotong-royong dan rasa memiliki seutuhnuya tanpa pandang suku, agama, ras, antar golongan. Selain itu harus ada langkah kongkret pemuda Indonesia dalam mewujudkan msyarakat madani seperti ikut serta dalam pembangunan ekonomi melalui kewirasusahaan sehingga bisa menciptakan lapangan kerja, melakukan kegiatan-kegiatan sosial, dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan bangsa. Irfan yang juga merupakan alumni HMI Cabang Jakarta berharap agar pemuda Indonesia bisa jadi lokomotif untuk mewujudkan masyarakat madani dan bisa menghadapi tantangan zaman melalui inovasi-inovasi untuk perubahan yang lebih baik.

Facebook Comments Box