Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Ingatkan Bahaya Isu Adu Domba Aparat

 Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Ingatkan Bahaya Isu Adu Domba Aparat

Muh. Zulhamdi Suhafid

JAKARTA – Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Muh. Zulhamdi Suhafid menyoroti maraknya isu mengenai operasi pergantian rezim dan upaya adu domba antar aparat yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas nasional dengan memecah belah persatuan bangsa.

Menurut Zulhamdi, masyarakat perlu bersikap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang berpotensi menimbulkan konflik dan ketidakpercayaan terhadap institusi negara.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional merupakan fondasi penting bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia. Karena itu, semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan masyarakat sipil, perlu menjaga kekompakan serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu benar.

Zulhamdi juga menilai pemerintah saat ini perlu diberikan ruang dan waktu untuk menjalankan program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Ia mengutip pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut masyarakat sipil perlu memperkuat kekompakan dalam menghadapi berbagai dinamika politik nasional.

“Kita harus memberikan waktu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk bekerja memperbaiki dan memajukan Indonesia sesuai dengan janji politik yang telah disampaikan kepada rakyat,” ujar Zulhamdi kepada wartawan, Makassar, Sulsel, Ahad (15/3/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya mengadu domba institusi negara maupun memanfaatkan situasi politik demi kepentingan tertentu.

Menurutnya, visi pembangunan nasional yang dirumuskan pemerintah melalui konsep Asta Cita akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan mengedepankan semangat gotong royong.

“Program-program pemerintah akan berjalan lebih baik apabila masyarakat tetap menjaga persatuan, hidup damai, serta tidak mudah dipecah belah oleh oknum-oknum yang ingin mencederai kepentingan bangsa,” katanya.

Sebagai representasi mahasiswa, Zulhamdi menegaskan bahwa BEM UIN Alauddin Makassar akan terus mendorong peran mahasiswa untuk bersikap kritis namun tetap konstruktif dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap tantangan global yang semakin kompleks, sekaligus menjaga kedaulatan bangsa dengan memperkuat solidaritas nasional.

“Mahasiswa dan masyarakat harus tetap kritis, tetapi juga menjaga persatuan. Dengan begitu kita bisa bersama-sama menjaga stabilitas negara dan kedaulatan bangsa,” tutupnya.

Facebook Comments Box