Program Strategis dan Asta Cita Presiden Diciderai oleh Oknum-Oknum Nakal
MAKASSAR – Muh. Zulhamdi Suhafid Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, mengeluarkan pernyataan tegas terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, dua program strategis yang merupakan cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
“Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih adalah program yang sangat strategis dan merupakan asta cita Presiden Prabowo. Ini adalah investasi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan,” ujar Zulhamdi. “Namun, kami melihat ada oknum-oknum yang sengaja ingin menciderai program ini, sehingga sentimen masyarakat selalu tertuju kepada Presiden.”
Zulhamdi juga menyoroti rapat komisi VI DPR RI dengan Menteri Koperasi dan PT. Agrinas Pangan Nusantara, dimana salah satu anggota dewan mengatakan bahwa adanya dugaan oknum-oknum nakal yang melakukan korupsi yang tersistematis dalam program Koperasi Desa Merah Putih, di mana anggarannya sebesar 1,6 Miliar per desa, namun hanya 700 juta yang sampai ke daerah. Ini sangat menciderai niat baik bapak Presiden. Hal Ini sangat memprihatinkan dan harus diusut tuntas!
Selain itu, Ada juga oknum-oknum yang sengaja menciptakan narasi negatif untuk menggagalkan program MBG, padahal program-program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama anak-anak di pelosok yang jarang mendapatkan makanan bergizi. Jadi kami berharap kepada masyarakat untuk tidak gampang termakan berita hoaks.
Presiden BEM UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesabaran dan dukungan bagi pemimpin bangsa. “Mari kita berikan waktu dan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk bekerja dan usut tuntas dugaan korupsi ini,” tutup Zulhamdi.