Reses Komisi IX DPR ke Sulbar Apresiasi Kinerja Luar Biasa Gubernur

 Reses Komisi IX DPR ke Sulbar Apresiasi Kinerja Luar Biasa Gubernur

Rombongan Komisi IX DPR RI berdialog dengan para dokter dan perawat RS Provinsi Sulbar didampingi Gubernur Anwar Adnan Saleh

JAKARTA, Lintasparlemen.Com – Masa reses persidangan III tahun siadang 2015-2016 tim rombongan DPR-RI Komisi IX yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan dan BKKBN mengunjungi Provinsi Sulawesi Barat.

Kunjugan itu sedianya dipimpin oleh Ketua Ketua Komisi IX Dede Yusuf Macam Effendi (Fraksi Demokrat). Namun, ketinggalan pesawat dari Surabaya menuju Sulawesi Barat. Sehingga Wakil Ketua Syamsul Bachri (Golkar) yang memimpin rombongan itu didampingi Ermalena (PPP).

Adapun yang hadir pada Kunjungan Kerja (Kunker) itu yakni Ketut Sustiawan (PDIP), Enny Angraeni Anwar (Golkar), Suir Syam (Gerindra), Marwan Dasopang (PKB), Chairul Anwar (PKS), Okky Asokawati (PKS) dan Ali Mahir (Nasdem).

Rombongan DPR itu didampingi oleh Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangarayang dan Sekprov Ismail Zainudin.

Selama di Sulbar, rombongan sempat mengunjungi beberapa tempat di antaranya Puskesmas Malunda di Majene, BPJS Kesehatan Sulbar dan Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Barat.

Ketua Tim Kunker Komisi IX DPR dari Dapil Sulsel II Syamsul Bachri mengapresiasi pencapaian pembangunan infrastruktur di Sulbar.

“Sebagai provinsi baru, apa yang telah dicapai oleh Sulbar di bawah kepemimpinan Pak Anwar (sebagai Gubernur) sangat luar biasa. Dari tidak ada apa-apa, menjadi luar biasa,” kata Syamsul saat mengisi sambutan di Puskesmas Rawat Inap, Malunda, Majene, Selasa (22/03).

Sebagai informasi, Sulawesi Barat adalah provinsi hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi yang dibentuk pada 5 Oktober 2004 ini berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004. Ibukotanya ialah Mamuju.

Luas wilayahnya sekitar 16,796.19 km². Suku-suku yang ada di provinsi ini terdiri dari Suku Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan suku lainnya (19,15%). (SCA)

Digiqole ad

Berita Terkait