Sartono Hutomo Ajak Perkuat Persatuan di Momentum Idul Fitri 1447 H
JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Dr. Sartono Hutomo, S.E, MM menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia.
Melalui pesan visual di Instagram milik pribadinya yang dirilis bersama Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sartono menekankan pentingnya hari kemenangan ini sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan persatuan bangsa.
“Minal Aidin wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tulis Sartono Hutomo mengutip pesan dalam kartu ucapannya.
Sebagai legislator yang mewakili Dapil Jawa Timur VII (meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi), Sartono berharap semangat Idulfitri yang jatuh pada Maret 2026 ini membawa kedamaian bagi seluruh rakyat. Ia juga menitipkan pesan khusus bagi para pemudik yang tengah menempuh perjalanan menuju kampung halaman.
“Selamat Mudik, semoga selamat sampai tujuan,” tambahnya, selaras dengan pesan yang tertera di kartu ucapan tersebut.
Sartono dikenal aktif mengawal program-program kerakyatan dan pembangunan di wilayah “Mataraman”. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur.
Momentum Idulfitri 1447 H ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan sinergi antara pemerintah dan rakyat dalam membangun infrastruktur serta kewilayahan yang lebih merata dan berkeadilan.
Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah itu dimanfaatkan Sartono untuk menyampaikan pesan kebangsaan sekaligus ajakan mempererat persatuan di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya, legislator tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim yang merayakan, seraya mengajak menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga segala amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan dalam kehidupan kita semua,” ujarnya.
Idul Fitri sebagai Momentum Refleksi
Ia menilai, Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen refleksi spiritual setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peduli, lebih sabar, dan lebih dekat dengan sesama. Nilai-nilai ini jangan berhenti setelah Lebaran, tapi harus terus kita hidupkan,” katanya.
Perkuat Silaturahmi dan Persaudaraan
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Idul Fitri, menurutnya, menjadi momentum terbaik untuk saling memaafkan dan menghapus sekat-sekat perbedaan.
“Perbedaan adalah kekuatan bangsa kita. Melalui Idul Fitri, mari kita rajut kembali persaudaraan, saling memaafkan, dan memperkuat persatuan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadikan tradisi mudik dan berkumpul sebagai rutinitas, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan keluarga dan sosial.
Harapan untuk Indonesia Lebih Baik
Dalam pesannya, Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu turut menyampaikan harapan agar semangat Idul Fitri dapat membawa energi positif bagi pembangunan bangsa.
Menurutnya, kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama Ramadan dan Idul Fitri harus menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun politik.
“Semoga kebersamaan ini menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera,” ujarnya.
Penegasan Peran Wakil Rakyat
Sebagai wakil rakyat, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menyebut, semangat melayani dan mengabdi harus sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan selama Ramadan.
“Kami di DPR RI akan terus berupaya hadir dan bekerja untuk rakyat. Semangat Ramadan menjadi pengingat bahwa amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, ia berharap seluruh elemen bangsa dapat melangkah bersama dalam suasana yang lebih harmonis, penuh toleransi, dan saling menghargai.