Bawaslu Jakut Gelar “Ngabuburit Pengawasan” dan Santunan Yatim Ramadan, Eka Kawuriyan Danu Arti: Perlu Integritas dalam Mengawal Demokrasi
JAKARTA — Badan Pengawas Pemilu Kota Jakarta Utara menggelar kegiatan “Ngabuburit Pengawasan, Buka Bersama, dan Pemberian Santunan” di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Jakarta Utara, Jalan Ketel Uap, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kajian Kepemiluan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Jakarta Utara, sekretariat, para pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat penerima santunan. Turut hadir memberikan tausiah Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Jakarta Utara, Ahmad Adit Januar.
Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Utara, Eka Kawuriyan Danu Arti, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan.
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya, pada sore hari ini kita dapat berkumpul di Ruang Kajian Kepemiluan Bawaslu Kota Jakarta Utara dalam keadaan sehat walafiat. Kita dipertemukan dalam majelis yang insyaallah penuh keberkahan ini, dalam rangka kegiatan Ngabuburit Pengawasan, buka bersama, sekaligus pemberian santunan,” ujar Eka.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan dan jajaran Bawaslu Jakarta Utara, serta kepada Ahmad Adit Januar yang telah berkenan hadir memberikan tausiah kepada para peserta kegiatan.
“Saya menyampaikan penghormatan kepada Ketua dan jajaran Anggota Bawaslu Kota Jakarta Utara, serta mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Ahmad Adit Januar yang telah meluangkan waktu untuk memberikan tausiah pada sore hari ini. Kehadiran beliau tentu menjadi penguat spiritual bagi kita semua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Eka menekankan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Puasa dan Integritas: Menjaga Hati, Mengawal Demokrasi.” Tema tersebut, menurutnya, memiliki makna mendalam bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.
“Bulan suci Ramadan sejatinya adalah madrasah bagi kita untuk melatih kejujuran. Puasa melatih kita memiliki integritas yang paripurna. Kita tetap menahan lapar dan dahaga meskipun tidak ada yang melihat, karena kita yakin Allah Maha Melihat. Nilai integritas ini sangat sejalan dengan napas kelembagaan Bawaslu,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan tata kelola organisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk merujuk pada Peraturan Bawaslu Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tata Kerja dan Pola Hubungan Pengawas Pemilihan Umum.
Menurutnya, regulasi tersebut menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan serta hubungan kerja yang harmonis antara komisioner dan jajaran sekretariat.
“Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2022 secara filosofis menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan, kerja kolektif kolegial, serta harmonisasi hubungan antara komisioner dan kesekretariatan. Dalam kerangka itu, sekretariat berperan sebagai supporting system yang harus memfasilitasi seluruh dimensi pengawasan secara profesional,” kata Eka.
Ia menambahkan bahwa nilai integritas yang dilatih selama bulan Ramadan harus menjadi fondasi moral dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan.
“Integritas yang kita tempa selama bulan puasa ini menjadi fondasi moral agar tata kerja dan pola hubungan di internal Bawaslu Kota Jakarta Utara berjalan solid, transparan, dan akuntabel. Kita tidak bisa mengawal demokrasi di luar dengan baik jika di dalam rumah kelembagaan kita sendiri belum kuat dan sinergis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal, baik secara spiritual maupun organisatoris.
“Program Ngabuburit Pengawasan ini juga menjadi agenda strategis yang dilaksanakan oleh Bawaslu, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Jakarta Utara juga menyalurkan santunan kepada sejumlah penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
“Santunan ini adalah pengingat bahwa dalam setiap rezeki yang kita terima sebagai pelayan negara, terdapat hak bagi mereka yang membutuhkan. Semoga doa dari adik-adik sekalian menjadi pengetuk pintu langit agar tugas-tugas kita di Bawaslu senantiasa diberikan kelancaran dan keselamatan,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen pelepasan salah satu pegawai sekretariat, yakni Bachruddin Yusuf, yang akan melanjutkan tugas di tempat yang baru.
“Rotasi dan mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran. Saya selaku Kepala Sekretariat mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Saudara Bachruddin Yusuf atas dedikasinya selama ini. Anda telah membantu menjaga ritme kerja sekretariat dengan sangat baik,” kata Eka.
Ia berharap hubungan koordinasi dan silaturahmi tetap terjaga meskipun tugas telah berpindah.
“Perpisahan ini hanyalah soal jarak tugas. Namun hubungan koordinasi dan silaturahmi tidak boleh terputus. Semoga sukses di tempat yang baru,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Eka mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada lembaga.
“Saya mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk terus memperkuat sinergi. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai madrasah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada lembaga. Jadilah aparatur yang memudahkan urusan, berintegritas, dan selalu menjaga harmoni dalam bekerja,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan, penyerahan santunan kepada penerima manfaat, serta buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir.
Santunan Yatim bisa melalui Rekening BSI: SAHABAT YATIM AL MAHABBAH: 7285233498