Mahasiswa UNJ Demo Wantimpres saat Berkunjung ke Kampus, kok Bisa?
Saat Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar didemo mahasiswa FIS UNJ
JAKARTA – Hari Rabu Sore (28/3/2018) tepatnya pukul 17.30 WIB, BEM FIS Universitas Negari Jakarta (UNJ) bersama mahasiswa lainnya melaksanakan aksi door stop sebagai respons kedatangan Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar ke FIS UNJ.
“Agum menghadiri salah satu acara di Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Aksi tersebut kami lakukan dalam rangka penyampaian aspirasi rakyat dan meminta keterangan dari Pak Agum Gumelar selaku Dewan Pertimbangan Presiden saat ini,” kata Ketua BEM FIS UNJ Moh Rosan seperti keterangan disampaikan pada wartawan, Jakarta, Kamis (29/3/2018).
“Beliau memiliki kuasa lebih secara inheren untuk menasehati presiden mengenai problematika negara, khususnya kelangkaan BBM bersubsidi dan naiknya harga BBM non-subsidi yang sedang menyengsarakan rakyat,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Agum menyampaikan bahwa ada permainan dibalik semua ini, yakni dari para spekulan. Alasan itu para mahasiswa menuntut Agum menyelesaikan persoalan tersebut.
“Dan, kami juga meminta beliau untuk menasehati Presiden Jokowi agar mengubah kebijakannya yang menyengsarakan rakyat Indonesia,” ujarnya.
“Kami mengapresiasi kepada Pak Agum Gumelar, bahwa sepakat dengan kebijakan BBM saat ini merugikan rakyat. Beliau juga mengatakan bahwa akan menyampaikan hal ini kepada Presiden. Alhamdulillah, penyampaian aspirasi berjalan dengan lancar dan baik.”
Baginya, sikap positif Wantimpres terhadap aspirasi ini, menunjukan bahwa Jokowi harus tegas dalam melayani rakyat. Bukan untuk menindas rakyat. Kian hari, BBM bersubsidi di SPBU berbagai daerah menghilang. Sudah semestinya, BBM itu murah untuk rakyat.
“Kembalikan BBM bersubsidi, agar dapat menyejahterakan rakyat. Jika suara Wantimpres sudah seperti itu dan kebijakan juga tidak berubah, Istana harus dipertanyakan,” tuntut Rosan. (Ubay)