MDI Jakarta Jajaki Sinergi dengan MUI DKI, Bahas Kolaborasi hingga Kondisi Kantor

 MDI Jakarta Jajaki Sinergi dengan MUI DKI, Bahas Kolaborasi hingga Kondisi Kantor

JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor MUI DKI Jakarta yang berlokasi di kawasan Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, Senin (26/1/2026).

Rombongan MDI DKI Jakarta yang dipimpin Ketua MDI, M. Ashraf Ali, disambut langsung Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, diwarnai diskusi ringan namun substantif.

Dalam pertemuan itu, KH Muhammad Faiz menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi dari jajaran MDI Jakarta. Ia menilai komunikasi antarormas Islam penting untuk memperkuat peran umat di tengah masyarakat. Bahkan, KH Faiz mendorong adanya kolaborasi ke depan.

“Kalau ada kegiatan di Golkar, MUI jangan lupa diundang,” ujar KH Faiz sambil berseloroh, yang disambut senyum para peserta pertemuan.

Selain membahas kerja sama, KH Faiz juga mengungkapkan kondisi kantor MUI DKI Jakarta di Jakarta Islamic Center yang dinilainya sudah tidak representatif. Ia berharap ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur politik di DKI Jakarta, agar fasilitas MUI bisa ditingkatkan.

“Kantor MUI DKI ini sudah kurang layak. Mohon disuarakan dan didukung, khususnya dari Golkar DKI. Saya kenal baik Pak Zaki,” ujarnya, merujuk pada Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar.

KH Faiz bahkan membandingkan kondisi kantor MUI DKI dengan kantor MUI Kabupaten Tangerang yang dinilainya lebih baik. Diketahui, Ahmed Zaki Iskandar pernah menjabat sebagai Bupati Tangerang selama dua periode, yakni 2013–2023.

Ia juga meminta agar aspirasi tersebut dapat disampaikan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar mendapatkan perhatian serius.

Tak hanya soal sarana, KH Faiz turut menyinggung persoalan anggaran hibah untuk MUI. Ia menyebut dana hibah MUI Pusat yang mencapai sekitar Rp 8 miliar per tahun harus dibagi hingga tingkat kabupaten dan kecamatan.

“Dengan cakupan kegiatan MUI yang sangat luas, anggaran yang ada saat ini masih sangat terbatas. Pemda perlu memberi perhatian lebih,” tegasnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara MDI Jakarta dan MUI DKI Jakarta dalam mendukung dakwah, pembinaan umat, serta pembangunan kehidupan keagamaan di Ibu Kota.

Facebook Comments Box