Pelantikan Sekda Kabupaten Bekasi: Momentum Menegakkan Marwah Swatantra Wibawa Mukti

 Pelantikan Sekda Kabupaten Bekasi: Momentum Menegakkan Marwah Swatantra Wibawa Mukti

BEKASI — Dalam khidmat prosesi kenegaraan yang berlandaskan pada prinsip good governance serta amanat peraturan perundang-undangan, Pemerintah Kabupaten Bekasi hari ini melaksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi. Momentum ini bukan sekadar seremoni birokrasi, melainkan afirmasi terhadap kewajiban negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) adalah gerbang strategis dalam menjamin kesinambungan tata kelola pemerintahan daerah.

Di Aula KH. Noer Ali, Gedung Bupati lantai 4, Jum’at (28/11/2025) para pejabat daerah, unsur pimpinan OPD, staf ahli, hingga undangan kehormatan berkumpul dalam suasana yang penuh harap. Seiring pembacaan sumpah jabatan, hadirin disadarkan bahwa setiap butir sumpah bukanlah sekadar rangkaian kata, tetapi kontrak moral antara pejabat publik dan rakyat yang dilayaninya, kontrak yang dilindungi oleh hukum sekaligus dijaga oleh nurani.

Dalam acara tersebut, Drs. H. Endin Samsudin, M.Si resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi. Jabatan strategis ini memikul tanggung jawab besar sesuai regulasi, termasuk menjalankan tugas pemerintahan secara efektif, mengoordinasikan perangkat daerah, serta memastikan seluruh kebijakan publik selaras dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB). Pada pundak seorang Sekda, tertumpu denyut manajemen birokrasi sekaligus arah masa depan pelayanan publik daerah.

Di hari Jum’at nan penuh baroqah ini, Moh Cahyadi selaku Owners EO HARSERA Organize sekaligus Kepala Biro (Kabiro) Jawa Barat media BelaRakyat.com, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan tersebut. “Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Drs. H. Endin Samsudin, M.Si, yang hari ini dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi. Semoga beliau mampu menjalankan tugas secara profesional, menjadi pejabat yang bermartabat, tidak pernah keluar dari sumpah jabatannya, serta mampu mengembalikan marwah Swatantra Wibawa Mukti—semboyan luhur Kabupaten Bekasi,” tutur pria yang akrab disapa Den Cupank.

Cahyadi juga menambahkan harapannya agar Sekda yang baru dapat menghadirkan birokrasi yang lebih manusiawi. “Seorang pemimpin harus memanusiakan manusia, agar masyarakat tidak keluar dari martabat kemanusiaannya. Pemerintahan yang luhur adalah pemerintahan yang menghadirkan keadilan bagi warganya,” ucapnya, menegaskan pentingnya etika kepemimpinan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan amanat UUD 1945.

Pelantikan ini menjadi penanda babak baru tata kelola Kabupaten Bekasi. Di tengah tantangan perubahan zaman, Sekda diharapkan menjadi figur yang mampu menjaga integritas pemerintahan, memelihara disiplin aparatur, dan memastikan setiap kebijakan daerah berpihak pada kepentingan publik. Dengan demikian, prinsip transparency, accountability, responsibility, independence, dan fairness—yang menjadi fondasi reformasi birokrasi—tetap tegak berdiri. Pungkas Moh Cahyadi.

Acara yang dirangkai secara sederhana namun berwibawa ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur pemerintah daerah. Pelantikan bukan hanya pergantian jabatan, melainkan pengingat bahwa pelayanan kepada rakyat adalah ibadah konstitusional. Dengan hadirnya Sekda baru, masyarakat berharap berbagai program pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan karakter aparatur dapat berjalan lebih cepat, efisien, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
(CP/red)

Facebook Comments Box