Pimpinan Komisi X DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Pendapatan Ekonomi dari Sektor Pariwisata!

 Pimpinan Komisi X DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Pendapatan Ekonomi dari Sektor Pariwisata!

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS dari Dapil Jawa Tengah Abdul Fikri (foto dpr.go.id)

JAKARTA, Lintasparlemen.com –  Saat ini pemerintah makin gencar mempromosikan destinasi wisata di tanah air hingga di mancanegara. Hal itu bisa dilihat dari upaya pemerintah menarik turis dari Vietnam agar warga negara sahabat itu berlibur ke Indonesia.

Di antara usaha pemerintah itu, diharapkan jumlah turis mancanegara makin meningkat. Namun jika dilihat di sejumlah daerah yang menjadi kendala berkembangnta wisata di Indonesia karena penerbangan langsung ke destinasi wisata di Tanah Air sangat tidak memadai.

Seperti diberitakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempromosikan keindahan Indonesia di Vietnam pada Festival Wonderful Indonesia di Sc Vivo City Mall, di Ho Chi Minh, 24-25 September 2016 lalu. Dari situ, banyak pengunjung festival yang tertarik untuk datang ke Indonesia.

Yang menjadi kendala sesuai masukan warga Ho Chi Minh, Vietnam itu mahalnya dan jauhnya jangkauannya dari keterangan sejumlah travel agent yang ada. Di mana ketika ingin menuju objek wisata Indonesia dengan penerbangan langsung (direct flight) harus transit ke Jakarta terlebih dahulu.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri menerangkan bahwa pemerintah perlu menata kembali kebijakan sistem pariwisata di Indonesia untuk mendatangkan minat para turis ke destinasi wisata yang ada di dalam negeri.

“Pembangunan ekonomi melalui sektor pariwisata perlu kita lebih meningkatkannya hingga ke daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Soalnya selama ini, kita lihat Pemerintah Daerah (Pemda0 belum memiliki daya inovasi tinggi untuk mengembangkan sektor pariwisata itu,” terang alumni aktivis PII ini pada Lintasparlemen, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Fikri yang juga politisi PKS ini mengaku, dunia pariwisata Indonesia sulit berkembang disebabkan minimnya pengalaman dan kemampuan berinovasi. Padahal, menurutnya, destinasi wisata bisa berkembang jika ada kemampuan inovasi mengikuti zaman modern yang serta teknologi canggih ini.

Apalagi, lanjutnya, sektor pariwisata bisa dikembangkan dan dikelola dengan baik maka bisa mensejahterakan masyarakat di sekitar destinasi wisata tersebut.

“Karena itu, kita sejak dulu mendorong Pemda mengidentifikasi peluang dikembangkannya destinasi wisata kesejahteraan rakyat melalui pariwisata. Kita ingin sektor wisata ini berkembang yang berefek pada kesejahteraan masyarakat setempat,” terangnya.

“Ada daerah yang memiliki potensi wisata luar biasa, tapi pemimpinnya masih belum memiliki konsep inovasi yang jelas,” jelas Fikri dalam rilis yang diterima Parlementaria, saat acara Koordinasi dan Konsolidasi Pengembangan Pariwisata di Brebes, Jawa Tengah, baru-baru ini.

“Kita punya Sumber Daya Alam yang melimpah serta kebudayaan yang kaya. Namun, itu tak akan berguna menjadi destinasi wisata itu tidak menarik bagi pengunjung atau turis. Kita ingin pemimpin yang terpilih (pada Pilkada, red) bisa memetakan potensi daerah untuk dikembangkan, termasuk di sektor wisata ini,” sambung politisi asal Dapil Jawa Tengah IX ini.

 

Facebook Comments Box