Profil Benny Utama: Politikus Golkar Berlatar Bupati dan Jaksa Menguatkan Peran Komisi III DPR RI
Benny Utama
Nama H. Benny Utama, SH, MM bukan figur baru dalam panggung politik nasional. Politikus Partai Golkar ini saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II yang bertugas di Komisi III DPR RI membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Berbekal pengalaman panjang di dunia penegakan hukum dan pemerintahan daerah, Benny Utama dikenal sebagai legislator dengan pemahaman teknis yang kuat terhadap persoalan hukum dan birokrasi.
Latar belakangnya sebagai jaksa di lingkungan Kejaksaan Agung RI selama lebih dari satu dekade menjadi modal utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di parlemen.
Dari Jaksa ke Kepala Daerah
Lahir di Jakarta pada 1 September 1961, Benny Utama menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Pasaman, Sumatera Barat. Ia menamatkan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Negeri Padang.
Karier profesionalnya dimulai sebagai jaksa pada 1987 dengan penugasan di sejumlah daerah, mulai dari Sumatera hingga Nusa Tenggara.
Pada 2000, Benny memutuskan masuk ke dunia politik dan pemerintahan dengan terpilih sebagai Wakil Bupati Pasaman periode 2000–2005.
Dua Periode Pimpin Pasaman
Jejak politik Benny Utama kian menguat ketika ia terpilih sebagai Bupati Pasaman periode 2010–2015. Setelah sempat kembali ke jalur legislatif sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat periode 2019–2020, ia kembali dipercaya masyarakat Pasaman memimpin daerah tersebut untuk periode 2021–2023 bersama wakilnya, Sabar A.S.
Pada 2023, Benny Utama mengundurkan diri dari jabatan bupati untuk maju sebagai calon anggota DPR RI. Keputusan itu berbuah hasil. Pada Pemilu 2024, ia berhasil meraih 75.255 suara dan mengantarkannya ke Senayan.
Fokus Hukum dan Penegakan Keadilan
Di DPR RI, Benny Utama memilih bergabung dengan Komisi III, sesuai dengan latar belakang dan kompetensinya. Ia aktif mendorong penguatan reformasi hukum, peningkatan profesionalisme aparat penegak hukum, serta pengawasan terhadap lembaga-lembaga strategis seperti Polri, Kejaksaan, Mahkamah Agung, dan KPK.
Dengan pengalaman sebagai jaksa dan kepala daerah, Benny Utama kerap menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan tidak diskriminatif, sekaligus memastikan hukum benar-benar hadir untuk melindungi kepentingan masyarakat.
Figur Golkar Sumatera Barat
Selain kiprah di pemerintahan, Benny Utama juga dikenal sebagai kader Golkar tulen. Ia pernah menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasaman selama dua periode, serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan, olahraga, dan kemasyarakatan, baik di tingkat daerah maupun provinsi.
Kombinasi pengalaman teknokratik, politik, dan organisasi menjadikan Benny Utama sebagai salah satu figur Golkar dari Sumatera Barat yang diperhitungkan di tingkat nasional, khususnya dalam isu-isu hukum dan penegakan keadilan.
Benny Utama, Aset Golkar di Komisi III DPR yang Menguatkan Agenda Reformasi Hukum Nasional
Kehadiran H. Benny Utama, SH, MM di Komisi III DPR RI pada periode 2024–2029 menambah bobot politik Fraksi Partai Golkar dalam arena legislasi dan pengawasan sektor hukum nasional. Berlatar belakang jaksa dan dua kali menjabat kepala daerah, Benny dipandang sebagai figur yang memahami secara utuh irisan antara hukum, kekuasaan, dan kepentingan publik.
Terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Benny Utama masuk Senayan di tengah sorotan publik terhadap agenda besar reformasi hukum, penegakan HAM, serta penguatan lembaga penegak hukum pasca-transisi politik nasional.
Pengalaman Teknis di Tengah Tarik-Menarik Politik Hukum
Benny Utama bukan legislator yang lahir dari ruang politik semata. Ia mengawali karier sebagai jaksa Kejaksaan Agung RI selama 12 tahun, sebuah pengalaman yang memberinya pemahaman langsung tentang problem struktural penegakan hukum—mulai dari independensi aparat, koordinasi antarlembaga, hingga relasi hukum dan kekuasaan.
Modal itu diperkuat saat ia menjabat Bupati Pasaman selama dua periode. Dalam posisi kepala daerah, Benny berhadapan langsung dengan dinamika implementasi hukum di daerah, pengelolaan birokrasi, serta tuntutan stabilitas politik dan pelayanan publik. Kombinasi pengalaman teknokratik dan politik inilah yang kini menjadi nilai tambahnya di Komisi III DPR.
Komisi III dan Posisi Strategis Golkar
Penempatan Benny Utama di Komisi III mempertegas strategi Golkar menempatkan kader berlatar hukum di sektor-sektor krusial negara. Komisi III bukan hanya ruang legislasi, tetapi juga panggung utama pertarungan gagasan terkait reformasi kepolisian, kejaksaan, peradilan, pemberantasan korupsi, dan isu HAM.
Di tengah menguatnya tuntutan publik terhadap akuntabilitas lembaga penegak hukum, Benny Utama kerap menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan penegakan hukum dan perlindungan hak warga negara, tanpa menjadikan hukum sebagai alat kekuasaan atau kepentingan politik jangka pendek.
Legislator Daerah di Pusat Kekuasaan
Dengan perolehan 75.255 suara pada Pemilu 2024, Benny Utama membawa mandat kuat dari Sumatera Barat ke pusat kekuasaan nasional. Ia menempatkan diri sebagai jembatan antara aspirasi daerah dan kebijakan hukum nasional, terutama terkait penanganan perkara hukum yang menyentuh rasa keadilan publik di daerah.
Dalam sejumlah forum, Benny menyoroti perlunya kebijakan hukum nasional yang sensitif terhadap konteks daerah, termasuk persoalan penegakan hukum yang kerap memicu konflik sosial, ketimpangan keadilan, dan kriminalisasi.
Arah Politik dan Peran ke Depan
Sebagai kader senior Golkar yang matang secara politik, Benny Utama dipandang memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi fraksi di isu-isu hukum nasional. Keberadaannya di Komisi III memberi warna pragmatis sekaligus institusional dalam setiap pembahasan RUU, evaluasi kinerja aparat penegak hukum, hingga pengawasan lembaga-lembaga negara.
Di tengah dinamika politik nasional yang terus berubah, Benny Utama muncul sebagai figur yang mendorong reformasi hukum yang realistis, terukur, dan berpijak pada pengalaman lapangan, bukan sekadar wacana normatif.
Profil Anggota Komisi III DPR RI
H. Benny Utama, SH, MM
Nama Lengkap: H. Benny Utama, SH, MM
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 1 September 1961
Partai Politik: Partai Golongan Karya (Golkar)
Daerah Pemilihan: Sumatera Barat II
Jabatan Saat Ini:
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)
Periode 2024–2029
Komisi: Komisi III DPR RI (Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan)
Sekilas Tokoh
H. Benny Utama, SH, MM merupakan politisi senior Partai Golkar dengan rekam jejak panjang di bidang hukum, pemerintahan daerah, dan legislatif.
Berangkat dari latar belakang sebagai jaksa, ia dikenal memiliki pemahaman mendalam terhadap sistem penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan. Pengalaman dua periode sebagai Bupati Pasaman menjadi fondasi kuat dalam kiprahnya di parlemen nasional, khususnya di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan penegakan keadilan.
Riwayat Jabatan Politik dan Pemerintahan
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II
Periode 2024–2029
(Dilantik 1 Oktober 2024)
Bupati Pasaman ke-16 dan ke-18
Periode 2010–2015
Wakil Bupati: Daniel Lubis
Periode 2021–2023
Wakil Bupati: Sabar A.S.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat
Fraksi Partai Golkar
Periode 2019–2020
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman
Periode 2009–2010
Wakil Bupati Pasaman ke-1
Periode 2000–2005
Bupati: Baharuddin Raaban
Riwayat Pendidikan
SD Negeri 2 Lubuk Sikaping (1967–1973)
SMEP Negeri Lubuk Sikaping (1973–1977)
SMPP 35 Jakarta (1977–1980)
Sarjana Hukum (SH)
Jurusan Hukum Pidana
Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Bukittinggi (1985)
Magister Manajemen (MM)
Konsentrasi Manajemen Publik
Universitas Negeri Padang (2003)
Riwayat Karier Profesional
Jaksa di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (1987–1999)
Penugasan di:
Bukittinggi, Jambi, Muaro Bungo, Banda Aceh, Bogor, dan Mataram
Pengacara (Jambi)
Wiraswasta
Riwayat Politik dan Elektoral
Ketua DPRD Pasaman hasil Pemilu Legislatif 2009
Terpilih sebagai Bupati Pasaman pada Pilkada 2010
Kembali terpilih sebagai Bupati Pasaman pada Pilkada 2020 bersama Sabar A.S.
Mengundurkan diri sebagai Bupati pada 2023 untuk maju sebagai calon anggota DPR RI
Terpilih sebagai Anggota DPR RI pada Pemilu 2024 dengan perolehan 75.255 suara
Pengalaman Organisasi
Anggota Majelis Pertimbangan (MPI) KNPI Sumatera Barat
Ketua MPI KNPI Kabupaten Pasaman
Ketua Wantim Pemuda Pancasila Kabupaten Pasaman
Ketua Wanhat AMPI Kabupaten Pasaman
Ketua Wanhat MKGR Kabupaten Pasaman
Ketua Wanhat AMPG dan KPPG Kabupaten Pasaman
Ketua KONI Kabupaten Pasaman (2000–2005)
Ketua BNK Kabupaten Pasaman (2000–2005)
Ketua Pengda PSSI Sumatera Barat (2003–2006)
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pasaman (2004–2009 dan 2009–2014)
Penasehat PORBI Sumatera Barat
Data Pribadi
Orang Tua: Rudolf Dahlan
Istri: drg. Susi Andam Dewi
Anak: 1 orang
Fokus dan Peran di DPR RI
Sebagai Anggota Komisi III DPR RI, H. Benny Utama berperan aktif dalam:
Penguatan fungsi pengawasan terhadap lembaga penegak hukum
Reformasi hukum dan peradilan
Isu Hak Asasi Manusia (HAM)
Pemberantasan korupsi dan penguatan supremasi hukum
Dengan latar belakang jaksa dan kepala daerah, ia kerap menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat.