Profil PTM Pasolam: Dari ‘Para Sobat Lama’ Menuju Lahirnya Talenta Berprestasi
Para Pengurus Pasolam usai menerima Torfi Juara III Annursiyah Cup IV (foto: Habib)
Di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 pada 2020, sekelompok pecinta tenis meja di kawasan Matraman justru menemukan semangat baru untuk terus bergerak dan berprestasi.
Dari kebersamaan itu lahirlah PTM Pasolam, klub tenis meja yang kini dikenal aktif mengikuti berbagai turnamen dan konsisten mencetak prestasi.
Ketua PTM Pasolam, Abdul Rochim—yang akrab disapa Bang Way—menceritakan awal mula berdirinya komunitas tersebut.
“Awalnya kami hanya kumpul-kumpul, main tenis meja untuk menjaga kebugaran di masa pandemi. Tapi lama-kelamaan muncul semangat untuk lebih serius membentuk wadah resmi. Akhirnya pada 10 November 2020, kami sepakat mendirikan PTM Pasolam,” kata Bang Way kepada wartawan, Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Lahir di Tengah Pandemi
PTM Pasolam resmi berdiri pada 10 November 2020 dan berlokasi di Jl. Penegak Raya No.10, Matraman. Nama “Pasolam” sendiri memiliki makna unik dan penuh cerita.
“Pasolam itu kepanjangan dari Para Sobat Lama. Karena memang kami ini teman-teman lama yang hobi main bareng. Tapi ada juga yang bilang Pasolam itu Pagi, Sore, Malam, karena waktu pandemi kami main hampir tiap waktu. Itu jadi kenangan tersendiri,” tutur Bang Way sambil tersenyum mengingat masa itu.
Semangat kebersamaan itulah yang menjadi fondasi kuat klub ini hingga berkembang seperti sekarang.
Struktur Pengurus dan Soliditas Tim
Saat ini, kepengurusan PTM Pasolam terdiri dari:
Ketua: Abdul Rochim
Sekretaris: Yosep
Bendahara: Asep
Dengan jumlah anggota sekitar 25 orang, PTM Pasolam terus menjaga kekompakan internal dan semangat kompetitif dalam setiap ajang yang diikuti.
“Kami ini bukan hanya klub, tapi keluarga. Solidaritas itu yang bikin kami tetap bertahan dan berkembang,” tegas Bang Way.
Aktif di Berbagai Turnamen
Sejak berdiri, PTM Pasolam terbilang aktif mengikuti berbagai kejuaraan, di antaranya:
Pasolam Cup
Matraman Cup 1, 2, dan 3
Anniversary Annursyiah
Anniversary Assalam
Porprov
Berbagai open tournament
Keikutsertaan di berbagai ajang tersebut menjadi ajang pembuktian sekaligus pengalaman berharga bagi para anggota.
“Kami selalu berusaha tampil maksimal di setiap turnamen. Targetnya bukan cuma ikut, tapi harus bisa bersaing dan naik podium,” ujar Bang Way penuh optimisme.
Pembinaan dan Visi Jangka Panjang
Ke depan, PTM Pasolam tidak hanya ingin dikenal sebagai klub peserta turnamen, tetapi juga sebagai tempat pembinaan atlet muda.
“Visi kami adalah pembinaan pemain baru. Orang mungkin pikir ini cuma olahraga biasa, sambil menyelam minum air. Tapi dari sini kami ingin menciptakan talenta berprestasi,” jelas Bang Way.
Untuk mendukung peningkatan kualitas permainan, PTM Pasolam juga memiliki pelatih yang dikenal tegas dan berpengalaman, yakni Pak Malik sebagai pelatih Salteg.
“Pak Malik banyak membantu meningkatkan teknik dan mental tanding pemain. Kami sangat terbantu dengan adanya pelatih,” tambahnya.
Target Jangka Pendek: Kembali Juara
Dalam waktu dekat, PTM Pasolam menargetkan hasil maksimal di sejumlah turnamen, terutama pada Anniversary Annursyiah ke-6.
“Target kami jelas, semoga bisa juara lagi di Anniversary Annursyiah ke-6. Dan di setiap ajang pertandingan, kami ingin naik podium dan meraih trofi,” tegas Bang Way.
Dengan semangat kebersamaan, disiplin latihan, serta visi pembinaan yang jelas, PTM Pasolam optimistis terus melangkah maju. Dari Para Sobat Lama yang sekadar bermain di masa pandemi, kini mereka menjelma menjadi komunitas yang membangun prestasi dan menyiapkan generasi baru atlet tenis meja.