Ridwan Bae: Tol Serang–Panimbang Tak Cukup Sekadar Tersambung, Keselamatan Pengguna Harus Jadi Prioritas

 Ridwan Bae: Tol Serang–Panimbang Tak Cukup Sekadar Tersambung, Keselamatan Pengguna Harus Jadi Prioritas

SERANG — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menilai keberhasilan pembangunan Tol Serang–Panimbang tidak bisa hanya diukur dari rampungnya konstruksi dan tersambungnya jalur antardaerah. Menurutnya, tol tersebut baru dapat disebut berfungsi optimal apabila memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan.

Hal itu disampaikan Ridwan Bae saat melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik ruas Tol Serang–Panimbang di Serang, Banten, Kamis (22/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI mencermati kondisi jalan serta kelengkapan fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Tol bukan sekadar aspal dan beton. Yang jauh lebih penting adalah rasa aman bagi masyarakat yang melintas setiap hari,” kata Ridwan kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, Komisi V DPR RI menerima sejumlah laporan dan temuan di lapangan yang berkaitan dengan kualitas layanan tol. Beberapa di antaranya menyangkut kondisi permukaan jalan, sistem drainase, pencahayaan di malam hari, hingga fasilitas keselamatan yang dinilai perlu ditingkatkan.

Menurut Ridwan, temuan tersebut menjadi catatan penting dalam fungsi pengawasan DPR RI, khususnya terhadap proyek infrastruktur strategis yang dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Ia menegaskan, kepentingan publik harus menjadi orientasi utama pengelola jalan tol, bukan semata mengejar target operasional.

“Kami tidak ingin proyek besar selesai secara fisik, tetapi meninggalkan persoalan keselamatan. Itu justru berbahaya,” ujarnya.

Politisi Partai Folkar dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara itu juga menekankan pentingnya pemeliharaan rutin serta respons cepat terhadap kerusakan atau titik rawan kecelakaan. Ia mengingatkan bahwa kelalaian dalam perawatan jalan tol dapat berdampak langsung pada keselamatan pengguna dan menurunkan kepercayaan masyarakat.

Ridwan menambahkan, hasil kunjungan lapangan tersebut akan dibawa ke forum resmi Komisi V DPR RI untuk dibahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

“Pengawasan ini akan kami lanjutkan di meja rapat. Tujuannya jelas, memastikan pengelola tol menjalankan kewajibannya sesuai aturan dan standar yang berlaku,” tegasnya.

Ia memastikan, Komisi V DPR RI akan terus memantau perkembangan Tol Serang–Panimbang agar infrastruktur tersebut benar-benar memberi manfaat maksimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami ingin tol ini menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur nasional selalu berpihak pada keselamatan dan kualitas layanan,” tutup Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Facebook Comments Box