BAJA: Di Bawah Welfizon, Transjakarta Kian Bertaraf Internasional dan Menjadi Kebanggaan Jakarta

 BAJA: Di Bawah Welfizon, Transjakarta Kian Bertaraf Internasional dan Menjadi Kebanggaan Jakarta

JAKARTA – Ketua Umum BAJA, Raden Lintang, menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, Transjakarta telah menjelma menjadi simbol kemajuan dan kebangkitan transportasi publik Jakarta.

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media di sela-sela kegiatan “Setahun Mas Pram – Bang Doel Menjawab Harapan Jakarta” pada 13 Februari 2026 di Gedung Sanggar Krida Wanita, Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Lintang, kepemimpinan Welfizon bukan sekadar menjalankan roda organisasi, melainkan menghadirkan lompatan besar yang membawa Transjakarta ke level bertaraf internasional.

“Di bawah kepemimpinan Pak Welfizon, Transjakarta berkembang sangat luar biasa. Jangkauannya semakin luas dan terintegrasi. Kini tidak hanya melayani DKI Jakarta, tetapi sudah menjangkau Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi hingga Bandara Soekarno-Hatta. Ini pencapaian monumental,” ujar Lintang.

Ia menyebut perluasan tersebut sebagai tonggak sejarah dalam membangun konektivitas kawasan aglomerasi Jabodetabek, sekaligus fondasi kuat menuju Jakarta sebagai kota global yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing internasional.

Tidak hanya dari sisi jangkauan, Lintang juga memuji transformasi kualitas pelayanan yang semakin humanis dan berkelas. Sejumlah halte kini telah dilengkapi fasilitas toilet dan sarana ibadah (mushola), memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat.

Petugas Transjakarta pun dinilai semakin sigap, profesional, dan penuh empati dalam membantu lansia maupun penyandang disabilitas. Pelayanan yang inklusif ini menurutnya menunjukkan bahwa Transjakarta bukan hanya modern secara sistem, tetapi juga unggul secara nilai kemanusiaan.

“Transformasi ini bukan sekadar soal armada dan rute. Ini soal visi besar. Kehadiran fasilitas yang lebih lengkap serta petugas yang sigap membantu lansia dan disabilitas membuktikan bahwa Transjakarta semakin profesional, berkelas, dan membanggakan,” tegasnya.

Lintang menambahkan, kerja keras manajemen Transjakarta di bawah komando Welfizon adalah bukti nyata dedikasi untuk menjadikan Jakarta sejajar dengan kota-kota besar dunia.

“Ini bukti bahwa Dirut Transjakarta bekerja tanpa lelah untuk menciptakan Jakarta sebagai kota global melalui transportasi yang handal dan bisa diandalkan. Transportasi yang kuat adalah fondasi kota maju, dan hari ini fondasi itu semakin kokoh,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Reinhard Sirait, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E, Raden Gusti Arief Yulifard, serta M. Tsani Annafari, Ph.D., selaku Kepala Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta.

Turut hadir pula Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta, KH. Mamun Al Ayubi, Ketua DPP FORKABI, Fitria Octarina, serta Direktur Komunikasi Pusat Ristek Indonesia, Achmad Annama.

Salah satu momen yang mendapat apresiasi tinggi dari peserta adalah kehadiran booth pelayanan Transjakarta yang membuka pendaftaran langsung Kartu Layanan Gratis bagi kelompok masyarakat yang berhak. Langkah ini semakin mempertegas bahwa Transjakarta tidak hanya besar secara sistem, tetapi juga hadir secara nyata dan menyentuh kebutuhan rakyat kecil.

Dengan capaian gemilang tersebut, BAJA optimistis Transjakarta akan terus menjadi tulang punggung mobilitas Jakarta sekaligus ikon kebanggaan Ibu Kota di tingkat nasional maupun internasional.

“Transjakarta hari ini bukan hanya alat transportasi. Ia adalah wajah kemajuan Jakarta,” tutup Lintang penuh keyakinan.

Facebook Comments Box