Dituduh Plagiat, Ini Jawaban Jubir Jusuf Kalla

 Dituduh Plagiat, Ini Jawaban Jubir Jusuf Kalla

Jubir JK Husain Abdullah

Jakarta, LintasParlemen.com— Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) yang juga mantan Juru Bicara (Jubir) presiden Gus Dur, Adhie M Massardi menyebut juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni Husain Abdullah, telah melakukan perbuatan yang tidak bermoral. Yakni dengan membajak karyanya dan dipublikasikan secara luas seakan-akan karya orisinal Husain Abdullah.

Karya Adhie Massardi merujuk pada tulisannya ‘Nomenklatur (Pelajaran Gratis untuk Pak Wapres)’ di salah satu media online nasional. Ia berang karena artikelnya tersebut diubah Husain Abdullah menjadi ‘Nomenklatur (Pelajaran Gratis untuk RR dan Komplotannya)’.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Jusuf Kalla Husain Abdullah mengatakan, apa yang dilakukannya bukanlah masuk kategori dalam plagiat, yang ada justru hanya perbedaan pandangan dan pendapat.
“Secara logika tidak mungkin saya melakukan plagiat, karena yang berlangsung justeru sifatnya polemik atau perbedaan pendapat. Bukan persamaan pendapat,” kata Husain Abdullah seperti yang dikutip dari laman Facebooknya, Jumat (11/3/2016).

Ia justru menilai, apa yang dilakukan oleh Adhie menunjukkan sikap yang tidak menghormati dan menghargai iklim demokrasi, khususnya terkait kebebasan berpendapat.

“Menurut saya yang bersangkutan tidak siap beda pendapat di alam demokrasi yang menghargai kebebasan berbicara/berpendapat. Kalau dia intelek harusnya text dibalas dengan text seperti yang saya lakukan,” tulisnya.

Malah, menurut Husain, semestinya yang digugat adalah Adhie karena relah melakukan penistaan terhadap institusi kepresidenan.

“Kalau mau jujur, harusnya saya yang menggugat karena lewat tulisannya dia melakukan penistaan terhadap institusi kepresidenan. Tetapi saya memilih jalan meluruskan/menjawab dgn tulisan,” lanjutnya.

“Itupun terpaksa saya lakukan karena desakan teman di grup WA setelah Rizal Ramli memposting/menyebarkan sendiri tulisan Adhi Massardi tentang nomenklatur di grup WA tersebut yang saya juga adalah membernya. Sehingga saya pun terpaksa menuliskan tanggapan. Saya juga tidak faham untuk apa RR menyebarkan tulisan Adhi Massardi,” jelasnya.

Digiqole ad

Berita Terkait