DPR ke Menteri Syahrul Yasin Limpo: Perusahaan Alsintan yang Tidak Beri Pelayanan...

DPR ke Menteri Syahrul Yasin Limpo: Perusahaan Alsintan yang Tidak Beri Pelayanan Selama Masa Garansi Dapat Sanksi

BERBAGI

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR Hermanto meminta Kementerian Pertanian agar dalam pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tahun 2021 disertai dengan fasilitas pelayanan dan perawatan yang memadai. Hal itu penting agar alsintan tersebut bisa memberikan manfaat dalam jangka waktu yang lama.

“Pastikan pemenang tender memberikan pelayanan purna jual yang sigap dan menyediakan sukucadang di daerah dimana alsintan itu berada,” papar Hermanto menanggapi pernyataan Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo yang akan menyiapkan 34.356 unit alsintan untuk menggenjot produktivitas pertanian di tahun 2021.

Dari hasil monitoring, lanjut Hermanto, perusahaan pemenang tender yang tidak punya cabang di Sumatera Barat tidak sigap dalam memberikan pelayanan purnajual di masa garansi. Pelayanan dimaksud bisa berupa peragaan penggunaan alsintan di lapangan oleh operator yang ditunjuk perusahaan pengadaan dan bisa juga berupa perbaikan atas segala jenis kerusakan alsintan.

“Kalaupun memberikan pelayanan, waktu pemenuhannya lama. Di lapangan, petani membutuhkan pelayanan cepat. Jika tidak cepat, petani kehilangan momentum menanam padi,” tutur legislator dari FPKS ini.

“Perusahaan pengadaan alsintan yang tidak sigap apalagi tidak memberikan pelayanan selama masa garansi harus diberi sanksi,” tandas Hermanto.

Demikian juga pelayanan purna jual di luar masa garansi terutama terkait ketersediaan sukucadang. “Sering petani mengeluh tidak tersedianya suku cadang di daerahnya. Karena suku cadang tidak tersedia, akhirnya alsintan dibiarkan tidak beroperasi akhirnya rusak jadi besi tua,” ungkap Hermanto.

Yang tidak kalah penting adalah keberadaan bengkel alsintan. “Alsintan perlu perawatan berkala sehingga perlu menyediakan bengkel berjalan dan dilengkapi mekanik untuk melayani satu kawasan Kabupaten/Kota, agar Alsintan dapat terawat dan umur teknis lebih lama sehingga operasi lebih optimal,” papar Hermanto.

“Alsintan berperan penting dalam mendukung tercapainya swasembada pangan. Keberadaan bengkel yang mudah dijangkau tentu sangat mendukung peran tersebut,” pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini. (Joko)

Facebook Comments