Laporan Susah Dibuktikan, Fadel Sebar Mata-mata di Munaslub Golkar

 Laporan Susah Dibuktikan, Fadel Sebar Mata-mata di Munaslub Golkar

BALI, LintasParlemen.com – Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Fadel Muhammad mengaku sudah mengklarifikasi laporan tim sukses 8 orang calon ketua umum atas 106 dugaan pelanggaran etik selama ini.

Fadel juga akan meminta sejumlah bukti atas laporan itu kepada para caketum untuk pembuktian lebih lanjut.

“Sesuai data, sampai tadi sore (kemarin) kita dari Komite Etik sudah mengklarifikasi ada lebih dari 100 laporan yang masuk ke kami. Kemudian nanti kita akan periksa satu demi satu dan kita panggil lagi mereka (caketum ini),” kata Fadel saat dihubungi LintasParlemen, Sabtu (14/05/2016) malam.

Menurut Gubernur Gorontalo dua periode ini, dari 106 laporan yang masuk, ada 57 laporan lisan dan 41 laporan tertulis.

Selain itu, lanjut Fadel, ada juga satu temuan langsung Komite Etik. Yang cukup disayangkan, sebagian besar dari laporan itu tak sesuai dengan syarat sehingga tidak bisa diproses oleh Komite Etik.

“Ini juga persoalannya. Selama ini banyak laporan yang masuk kita terima tapi lebih cenderung berbau fitnah. Saya belum menemukan adanya transaksi langsung, tidak ada transaksi uang langsung. Kebanyakan saya lihat laporan yang ada ini saling menjatuhkan satu sama lain para caketum ini,” jelas Fadel.

Karena itu, Komite Etik meminta kesadaran para kubu caketum Partai Golkar untuk menjalankan tiga hal agar Munaslub ‘konsolidasi’ ini berjalan sukses.

“Sehingga kita meminta pada tim sukses masing-masing caketum untuk melakukan tiga hal ini. Pertama, kita minta untuk menghindari interaksi dengan pemilik suara. Karena kita sudah menyebar agen-agen, satgas-satgas atau mata-mata yang akan melaporkan ke kami,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.

Adapun mata-mata yang dimaksud Fadel, dipasang pihaknya yang tersebar dan cukup rahasia untuk memantau perilaku tim sukses dari caketum.

“Langkah yang kedua, Komite Etik meminta agar timses dan caketum tidak melakukan hal-hal yang berpotensi membuat caketum didiskualifikasi dari Munaslub,” pungkasnya.

Sebagai langkah tegas dan preventif demi menyukseskan Munaslub Golkar ini, pihaknya telah mencoret nama panitia yang tergabung dalam tim sukses calon seperti dalam jajaran OC dan SC.

“Langkah ketiga, kami sudah mencoret nama-nama OC dan SC yang juga terlibat dalam tim sukses dari salah satu caketum Golkar,” terang Menteri Perikanan dan Kelautan di era SBY ini. (Mahabbahtaein)

Digiqole ad

Berita Terkait