Maraknya Ulama Diserang, PKS: Ini Bisa Jadi by Design!

 Maraknya Ulama Diserang, PKS: Ini Bisa Jadi by Design!

Anggota Komisi III dari Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi

BANJAR – Mayoritas masyarakat Indonesia makin risau dengan maraknya kasus penyerangan terhadap ustadz dan ulama. Hal itu menjadi perhatian politisi PKS Aboe Bakar Al Habsy dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (15/2/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, penganiayaan terjadi pada pengasuh pondok pesantren Al Hidayah Cicalengka Kabupaten Bandung, KH Umar Basri, jelang lima hari terjadi dan pembunuhan terhadap Ustaz Prawoto.

Habib Aboe begitu sapaan Aboe Bakar Al Habsy, merasa heran dengan aksi penyerangan terhadap kiai dan ulama yang dilakukan oleh orang gila. Itu makin aneh menurutnya, karena para orang gila terlihat kompak menyerang ulama dan ustadz.

“Saya ini galau melihat situasi ini. Kenapa kejadian penyerangan terhadap ustadz makin banyak terjadi, sementar pelakunya adalah orang gila,” kata Aboe saat sosialisasi Empat Pilar seperti disampaikan pada wartawan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (15/2/2018).

Secara logika, lanjutnya, sangat tidak masuk akal. Mana mungkin orang gila bisa kompak melakukan itu. Bahkan kejadian ini bisa dilakukan dengan tujuan tertentu.

“Saya makin galau dan prihatin melihat kondisi ini. Ini bisa jadi kelakuan  by design,” kata legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Kalsel I ini.

Dia menjelaskan MPR sudah bekerja keras melakukan sosialisasi Empat Pilar bahwa NKRI menjadi harga mati dan Pancasila dipahami secara baik. Namun, kata dia, ternyata ada pihak lain menyebarkan teror yang dapat menimbulkan konflik di masyarakat.

Untuk itu, Habib Aboe meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta jajarannya menangani perkara itu secara profesional untuk memberikan efek jera bagi pelakunya agar masyarakat bisa tenang kembali dan tidak resah lagi.

“Saya minta Pak Tito dan jajarannya reaponsif dengan persoalan ini, mereka harus bekerja secara optimal sesuai dengan prosesur yang ada. Jika ini by design, harus diungkap segera hingga ungkap siapa otak pelakunya,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI ini.

MPR RI, aku Habib Aboe, telah bekerja keras melakukan sosialisasi empat pilar, agar NKRI menjadi harga mati, agar Pancasila dapat dipahami dengan baik dalam pengamalan sehari-hari. Namun ada pihak lain yang berbuat lain, menyebarkan teror yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Wakil ketua Fraksi PKS DPR RI itu juga berharap pada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika menangkap pelakunya. Ia meminta warga, jika ada indikasi kejadian serupa silahkan langsung laporkan ke aparat kepolisian terdekat.

“Kita ingin jika ada yang mencurigakan, percayakan ke aparat Kepolisian, karena ini memang kewenangan mereka memberikan rasa aman bagi warga,” pungkasnya. (A3)

Facebook Comments Box