‘Petani Buah harus Mendapatkan Nilai Tambah yang Maksimum secara Kualitas dan Kuantitas’

‘Petani Buah harus Mendapatkan Nilai Tambah yang Maksimum secara Kualitas dan Kuantitas’

BERBAGI

SOLOK – Anggota Komisi IV DPR Hermanto meminta pemerintah agar melakukan pendampingan serta membuka pasar domestik dan internasional bagi produk buah tropika. Terlebih produk paska panen buah agar petani mendapatkan nilai tambah.

“Dengan nilai tambah, berupa harga yang lebih tinggi dan tentu keuntungan yang lebih besar, tentu akan membuat petani senang dan bersemangat menanam dan merawat buah secara berkelanjutan,” ujar Hermanto.

Pemerintah, lanjutnya, mempunyai instansi yang bisa memberikan pendampingan kepada petani buah yaitu Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu) yang berlokasi di Aripan, Kabupaten Solok.

“Produk tanaman buah tropika unggul yang dikembangkan oleh Balitbu hendaknya disebarkan ke masyarakat agar terjadi peningkatan produktivitas dan mutu tanaman buah dengan standar kualitas untuk ekspor,” papar legislator dari FPKS DPR ini.

Kedepan secara bertahap, lanjutnya, tanaman buah yang tersebar ditengah masyarakat hendaknya memiliki standar yang sama seperti yang dikembangkan di kebun yang dijelola Balitbu.

“Petani buah harus mendapatkan nilai tambah yang maksimum baik kualitas maupun kuantitasnya,” tandas Hermanto.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joynaldy menghadiri kegiatan Open House Balitbu dan Peringatan International Fruits and Vegetable Years 2021 di Aripan, Kabupaten Solok. Pada kegiatan tersebut Menteri melepas keberangkatan ekspor hasil tanaman tropika (manggis). Menteri menyaksikan juga gelar teknologi produk paska panen buah tropika.

“Kehadiran Menteri semoga bisa memberikan semangat dan motivasi baik bagi Balitbu maupun petani tanaman buah tropika di Sumatera Barat,” pungkas legislator dari dapil Sumbar I ini. (joko)

Facebook Comments