Sartono Puji Kinerja PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Sanggaran di Provinsi Bali

 Sartono Puji Kinerja PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Sanggaran di Provinsi Bali

JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Sartono mengapresiasi PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Sanggaran di Provinsi Bali. Sartono memuji PT Perramina itu karena telah menyiapkan langkah komprehensif untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan energi lainnya aman selama periode liburan natal dan tahun baru 2025.

Menurut Sartono, langkah pihak PT Pertamina itu telah menyiapkan itu terlihat matang. Meski demikian, Sartono ingin hal itu perlu pendalaman lanjutan agar tetap diperlukan agar semua aspek benar-benar siap.

“Kita akan lakukan pendalaman lagi agar tidak ada persoalan yang luput dari antisipasi. Kolaborasi semua pihak menurut saya sangat penting untuk memastikan kebutuhan migas dan LPG, termasuk yang bersubsidi, dapat terpenuhi dengan baik,” kata Sartono kepada wartawan, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Sartono menjelaskan, bahwa kunjungan ini juga dilakukan ke PLN sebelum menuju Pertamina. Ia menyebut, periode Nataru selalu menjadi momentum dengan lonjakan aktivitas masyarakat, termasuk meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun internasional, terutama di wilayah Bali. Karena itu, ketersediaan energi menjadi perhatian utama.

“Yang menjadi isu krusial tentu soal ketersediaan minyak dan gas. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, kebutuhan energi ikut naik. Ini harus diantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya

Selain itu, Legislator Dapil Jatim VII menyatakan, faktor cuaca ekstrem yang kerap terjadi menjelang pergantian tahun juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan BMKG, dianggap penting guna memastikan distribusi energi tetap lancar.

Terkait fleksibilitas distribusi, Sartono menyambut baik langkah Pertamina yang memungkinkan penyesuaian alur pendistribusian energi ketika terjadi dinamika di lapangan. Ia mencontohkan pergeseran distribusi ke Labuan Bajo yang beberapa waktu lalu dilakukan untuk mengatasi kebutuhan di daerah tersebut. Namun, ia menekankan bahwa fleksibilitas tersebut tetap harus memiliki payung hukum yang jelas agar tidak memunculkan persoalan di kemudian hari.

Terakhir, Sartono berharap seluruh kesiapan Pertamina dapat berjalan tanpa hambatan, apalagi saat ini perusahaan energi pelat merah itu juga tengah menjalankan tugas kemanusiaan di daerah yang terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. “Kita doakan agar Nataru tahun ini berjalan lancar, tanpa kendala distribusi energi,” tutupnya.

 

Facebook Comments Box