Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Bunda Harum: Keluarga Sehat dan Bahagia Modal Membangun Karakter Bangsa

 Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Bunda Harum: Keluarga Sehat dan Bahagia Modal Membangun Karakter Bangsa

Anggota Fraksi Partai Golkar MPR RI Hj. Sarifah Suraidah dalam pemaparan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Barokah, Kota Samarinda (10/2)/2026).

SAMARINDA – Perempuan Indonesia memiliki peran krusial dalam membangun karakter bangsa, utamanya sebagai pendidik pertama dan utama (madrasah ula) bagi generasi penerus. Yang lebih penting, peran perempuan dalam penanam nilai-nilai moral serta pilar ketahanan keluarga sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945.

Demikian pesan penuh makna yang disampaikan Anggota Fraksi Partai Golkar MPR RI Hj. Sarifah Suraidah dalam pemaparan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna Barokah, Kota Samarinda (10/2/2026).

Hadir kader-kader PKK dan Posyandu dari sejumlah wilayah Kecamatan Samarinda Ilir dan Sambutan di Kota Samarinda.

”Kita harus bangga sebagai Perempuan Indonesia yang mempunyai peran penting dalam turut andil membentuk karakter bangsa. Peran ibu sungguh mulia, karena menjadi tempat mendidik pertama dan utama (madrasah) bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” beber Sarifah Suraidah penuh semangat.

Srikandi Politik Partai Golkar dari Dapil Kalimantan Timur ini menambahkan, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI sangat menitikberatkan pada nilai luhur Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita junjung tinggi sebagai pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Dengan memegang teguh pedoman tersebut, maka generasi muda bangsa diharapkan bisa menjadi generasi yang berakhlak, unggul dan tangguh di masa depan.

“Melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi serta peran aktif dalam kontribusi sosial, maka Perempuan Indonesia mampu berperan membentuk kepribadian anak muda bangsa yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing,” imbuh Sarifah Suraidah yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur ini.

Bunda Harum –demikian Sarifah Suraidah akrab disapa, menegaskan bahwa kodrat sebagai perempuan jangan menjadi halangan dalam berkontribusi untuk bangsa dan negara. Menjadi ibu rumah tangga tak sebatas hanya mengurus keluarga semata. Namun, lebih dari itu bahwa ibu bisa menjadi benteng terakhir dari pengaruh buruk dan menanamkan nilai kejujuran sejak dini dalam keluarga.

“Ibu rumah tangga adalah pilar ketahanan keluarga yang harus bisa menciptakan keharmonisan dan membantuk kepribadian anak-anak sejak dini. Keluarga yang sehat dan bahagia adalah modal membangun karakter bangsa bagi generasi penerus,” bebernya.

Perlu diingat, peran ibu dalam rumah tangga menjadi pondasi utama dalam transformasi sosial sekaligus mencetak generasi cerdas melalui pendidikan moral yang berwawasan luas sehingga menjadi bibit unggul sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing secara global. Posisi Ibu sangat fundamental bagi peradaban, sebagaimana pepatah menyebutkan bahwa perempuan adalah tiang negara, yang menentukan baik atau rusaknya suatu bangsa.

Facebook Comments Box