Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Sarifah Suraidah Dukung Pemberdayaan UMKM sebagai Implementasi Ekonomi Pancasila

 Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Sarifah Suraidah Dukung Pemberdayaan UMKM sebagai Implementasi Ekonomi Pancasila

Balikpapan – Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat dibutuhkan dalam upaya menggerakan perekonomian keluarga agar berdaya saing dan mendorong terwujudnya kemakmuran merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Perempuan memegang peran krusial dalam pemberdayaan UMKM karena lebih dari 64 persen UMKM dikelola oleh kaum perempuan.

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Hj. Sarifah Suraidah memaparkan, UMKM harus didorong untuk bisa berkembang maju untuk menggerakkan ekonomi keluarga. Jika ekonomi keluarga Indonesia mapan, maka kemakmuran bagi seluruh rakyat bisa terwujud. Perekonomian Indonesia bisa stabil dan mampu bertahan dari goncangan krisis.

”Jangan angap kecil peran UMKM bagi ekonomi keluarga. Jika UMKM kita maju, maka bisa menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan pertumbungan ekonomi nasional. Denga mendukung peran UMKM, maka kita sudah membantu meningkatkan perekonomian keluarga Indonesia,” papar Hj. Sarifah Suraidah dalam memberikan sambutan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Poskodal Center, Kota Balikpapan (10/2) yang dihadiri ibu-ibu pelaku UMKM serta sejumlah kader Partai Golkar Balikpapan.

Bunda Harum –demikian sapaan akrab Hj. Sarifah Suraidah, menjelaskan bahwa pemberdayaan UMKM khususnya bagi kaum perempuan sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, membangun kemandirian perempuan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. UMKM bisa menjadi tulang punggung ekonomi keluarga yang sebagian besar pelakunya adalah dari kalangan ibu-ibu rumah tangga.

”Pemberdayaan UMKM merupakan contoh dalam implementasi Ekonomi Pancasila yang menjadi sistem ekonomi khas Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dengan mengutamakan gotong royong, asas kekeluargaan, serta keadilan sosial. Sistem ini bertujuan mewujudkan kemakmuran merata bagi seluruh rakyat, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi,” ujar Bunda Harum memberi penjelasan.

Politisi Perempuan yang duduk sebagai Wakil Rakyat dari Dapil Kalimantan Timur ini menambahkan bahwa UMKM sebagai basis ekonomi keluarga sangat perlu mendapat perhatian dari semua pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun sektor swasta untuk mendukung pengembangannya.

”Perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga melalui UMKM harus kita support, khususnya dalam menjaga ketahanan ekonomi di masa sulit. Pemberdayaan bisa melalui pelatihan-pelatihan khusus agar UMKM bisa unggul dan berdaya saing meningkatkan produk-produk ekonomi kreatifnya.” pungkas Bunda Harum.

Facebook Comments Box