Tantangan Demokrasi Elektoral, dari Politik Sembako hingga SARA

Tantangan Demokrasi Elektoral, dari Politik Sembako hingga SARA

BERBAGI
Buku Tantangan Demokrasi Elektoral, dari Politik Sembako hingga SARA

Masih ingatkah kita konstelasi politik Pilkada Serentak DKI Jakarta yang diwarnai oleh ‘politik sembako hingga politik SUARA? Kejadian itu terekam apik dalam buku “Tantangan Demokrasi Elektoral” “Dari Politik Sembako hingga Politik SUARA”.

Menariknya, dalam buku karya Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Achmad Fachrudin ini, mengajak kita menyelami esensi demokrasi melalui Pilkada atau elektoral.

Indonesia sebagai negara terbesar dalam praktek pelaksanaan demokrasi di dunia setelah Amerika Serikat dan India, negara kita dinilai berhasil menyelenggarakan sistem dan prinsip demokrasi elektoral. Itu ditandai dengan pelaksanaan demokrasi melalui pemilu dan pilkada, juga Pilpres secara reguler, relatif aman damai serta berjalan demokratis.

Tak bisa disangkal, bahkan dunia internasional memberikan pujian setinggi lagi terhadap pelaksanaan suksesi di Indonesia berjalan baik, khususnya di ibukota negara: DKI Jakarta.

Kembali ke buku ini, penulis terlihat sangat paham kondisi sistem perpolitikan yang berlangsung di ibukota. Hal itu dilihat bagaimana penulis merangkai atau menyajikan persoalan Kepemiluan di DKI Jakarta. Seperti contoh, pada Pilkada DKI yang diwarnai dengan isu atau masalah laten pemilu, di antaranya politik uang dengan sembakonya, data pemilih dan juga kekerasan (violence)

Soal politik sembako atau politik uang, menjadi isu yang menarik dan semua tak menyukai praktek itu karena bertentangan dengan dengan nilai-nilai demokrasi. Alasan itu sehingga penulis menyebut itu sebagai tantangan demokrasi di Indonesia, termasuk di ibukota​ negara DKI Jakarta.

Bahkan penulis menyebut di bagian pertama, politik uang dengan sembakonya itu seperti kentut. Artinya, politik uang dengan sembakonya itu hanya bisa ‘dirasakan’ (seperti bau kentut), tetapi sulit dibuktikan. Apalagi para pelaku, penerima atau perantaranya berhasil diproses dan diseret ke ranah hukum dengan dijerat sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Penulis: Achmad Fachrudin

Judul: Tantangan Demokrasi Elektoral, dari Politik Sembako hingga Politik SARA

Pengantar: Prof DR Hermawan Sulistyo (LIPI)

Penerbit: Pustaka Imtak

Halaman: 1-328

Beli/Pesan: WhatsApp 081364923457

 

 

 

 

Facebook Comments