Alhamdulillah, Proyek China – RI Kereta Cepat, Dibiayai APBN

Alhamdulillah, Proyek China – RI Kereta Cepat, Dibiayai APBN

BERBAGI
Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat memilih menggunakan kereta ke Bandung, Jawa Barat

Saat Pak Xi Jin Ping lagi geram dengan persoalan utang Ever Grande, perusahaan properti raksasa di sana dan memburuknya hubungan China dengan Taiwan, gara-gara politik ekspansi Pak Jin Ping yang secara otomatis meningkatkan belanja harian tentara PLA, alhmdulillah, Pak Jokowi tanggap sekali.

Pak Jokowi langsung membantu Pak Xi Jin Ping agar kelangsungan proyek Belt and Road Initiative untuk Kereta Cepat Bandung – Jakarta aman dan berlanjut. Setidaknya, reputasi dan wibawa Pak Jin Ping secara internasional, tidak terlalu merosot. Karena Pak Jokowi sudah bilang, proyek China – RI, lanjut terus, dan akan dibiayai oleh APBN Indonesia, yang sebelumnya tidak.

Sebagai sekutu yang baik, sudah seharusnya memang begitu. Saling membantu. Jika sekutu lagi perlu uang, maka uang harus diberi, walau dengan cara yang lain. Tinggal Pak Jokowi memastikan tentara Indonesia, agar netral, manakala Taiwan diambil alih oleh Pak Xi Jin Ping yang bisa menimbulkan kampanye militer dan mengakibatkan memancing bentrokan antar Amarika versus China.

Soal Taiwan berada dalam kuasa penuh RRC, harga mati. Seperti Indonesia, NKRI harga mati. Tinggal tunggu waktu saja. Agar China yang utuh dan bulat, dapat terwujud.

Pak Luhut, sebagai the best and the strongest minister, pastikan selalu agar Indonesia, tidak dalam posisi bertentangan dan mengganggu agenda ekspansi Pak Jin Ping, ya.

Kalau kita rakyat, Pak, sudah puas menerima takdir kami untuk selalu miskin dan miskin, dari zaman ke zaman. Biarlah investasi Pak Jin Ping di Indonesia buat membantu lowongan kerja terbuka sebesar-besarnya bagi penduduk negara mendiang Mao tersebut. Penduduk mereka tersebut punya kerjaan, kami ikut senang. Kami penduduk miskin Indonesia, biar istighosah sajalah. Berdoa semoga NKRI tetap harga mati.

Kami sudah terhibur dan lupa kesusahan hidup kami, bilamana Pak Jokowi jadi tiga periode. Pak Luhut makin ngetop, kaya, dan powerfull. Pak Dudung nantinya jadi Kasad. Dan Pak Kyai Agil Siraj akan kembali terpilih sebagai ketua NU.

Itu akan mengamankan bagi lancarnya agenda Pak Xi Jin Ping, kokohnya kejayaan bapak-bapak pemimpin negara kami, dan makin mantapnya kenikmatan kami sebagai penduduk miskin.

Salam

~ Bang SED

Facebook Comments