Oleh: Arteria Dahlan, Anggota Komisi II DPR RI, dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur VI “Kalau saya melihat wacana pemindahan ibukota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah adalah suatu hal yang wajar” ______________________________________________ Wacana ini bahkan sudah digulirkan oleh Presiden RI Pertama, l Bung Karno, beliau saat itu menitikberatkan pada Letak Kota Palangkaraya yang dibelah garis […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok boleh jadi kepala daerah terpopuler sekaligus kontroversial di Indonesia. Namun, di sisi lain, Ahok sebagai gubernur yang tegas dan berani mengambil kebijakan yang tidak populer seperti kebijakannya tentang sterilisasi Monas dan relokasi di […]Read More
Peneliti: Kaum Minoritas Tentukan Pilihan karena Faktor SARA, Mayoritas Sebaliknya…
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Peneliti Pusat Data Bersatu (PDB) Agus Herta Soemarto menyampaikan hasil surveinya di putaran I. Kelompok minoritas di TPS seperti di Jakarta Utara dan Jakarta Barat lebih memilih calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta karena alasan Suku Agama Ras Antargolongan (SARA) dengan memilih pasangan nomor urut 2. Berbeda dengan kelompok mayoritas yang […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Aboe Bakar Al Habsy mengatakan wafatnya mantan Ketua Umum Pengurus Besar PB NU KH Hasyim Muzadi tak hanya membuat Indonesia kehilangan kembali tokoh bangsa. Tapi membuat Indonesia susah lahirnya tokoh sekaliber KH Hasyim Muzadi. Wafatnya KH Hasyim Muzadi seperti diwartakan menjadi duka mendalam bagi rakyat Indonesia […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Merasa pernah berguru atau langsung dari KH Hasyim Muzadi calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut berbelasungkawa atas wafatnya sang guru. Bukan itu saja, Anies pun rela meninggalkan jadwal kampanye untuk menghadiri proses pemakaman almarhum Kiai Hasyim Muzadi di komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3/2017) kemarin. Saat mengantar jenazah sang […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Dari Grup wartawan TV Parlemen memperoleh pesan yang melaporkan kejadian telah terjadi kecelakaan Lift terputus dari Lantai 3 sampai ground Blok M Square. Tepatnya, peristiwa itu tdrjadi pukul 13.00 WIB di Blok M Square Jl Melawai 5 Keb Baru Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017). Saksi atas nama Ati (35 thn) Pengawas Cleaning Servive Blok […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Teguh Wibowo mengakui adanya lift yang terjatuh di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berasal dari lantai 3. Adapun Lift terjatuh hingga ke lantai ground Blok M Square karena lebih muatan. Adapun nama-nama korban atas kejadian tersebut : 1. Tn.Sutoto ,40 thn 2. Tn.Salmudin ,33 thn 3. Tn.Bumi […]Read More
JAKARTA, Lintasparlemen.com – Alhamdulillah, kata itu yang patut disampaikan Calon Gubernur DKI Jakarta yang lolos ke putaran II Anies Baswedan lolos dari kecelakaan jatuhnya lift di Blok M Square. Ada yang menyebut itu bagian upaya sabotase terhadap Anies menjelang Pilkada Putaran II. Benarkah? Entahlah. “Anies Baswedan lolos dari maut atau kecelakaan saat lift jatuh di […]Read More
Oleh: M. Imaduddin, Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah (LD) PBNU ______________________________________________ Agama merupakan nilai-nilai universal, turun ke dunia menjadi doktrin, ketika bertemu dengan politik maka menjadi komoditas. (KH Sa’id Aqil Siradj) Saat ini, agama dengan mudahnya diperjualbelikan untuk tujuan politik oleh pengasongnya. Contohnya adalah mudahnya meluncur kafir, sesat, munafik kepada calon tertentu yang tidak mereka kehendaki. Munafik […]Read More
Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman, Mantan Anggota Komisi III DPR dan Wakil Sekretaris Pemimpin Pusat Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (PBNU) ______________________________________________ Reason peserta sidang Bahtsul Masail Ansor, kepemimpinan kafir adalah debatable (khilafiah). Jalan tikus itu yang dilalui dream team. Jalan tersukar, berbahaya dan beresiko tinggi. Yaitu, mengubah hukum. Sejauh ini, baru Gus Dur […]Read More