Fadjar Ariessandi Alam: An Nursiyah Cup IV Jadi Momentum Perkuat Integritas dan Silaturahmi PTM se-Matraman
Suasana Technical meeting para peserta An Nursyiah Cup IV
JAKARTA – Dalam rangka memperingati enam tahun berdirinya, Persatuan Tenis Meja (PTM) An Nursiyah menggelar Kejuaraan Tenis Meja An Nursiyah Cup IV yang berlangsung di TK An Nursiyah, Jl. Galur Sari Raya No. 19, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur.
Ketua Panitia An Nursiyah Cup IV, Fadjar Ariessandi Alam, mengatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan antarperkumpulan tenis meja di wilayah Matraman.
“An Nursiyah Cup ke-4 ini kami selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas enam tahun perjalanan PTM An Nursiyah. Lebih dari sekadar mencari juara, kami ingin membangun integritas dan mempererat silaturahmi antaranggota PTM se-Matraman,” ujar Fadjar usai rapat Technical meeting di Aula An Nursyiah, Rabu (11/2/2026) malam.
Kejuaraan ini diikuti berbagai perkumpulan tenis meja di wilayah Matraman dengan sejumlah persyaratan, di antaranya peserta merupakan anggota tetap PTM se-Matraman, memiliki masa keanggotaan minimal dua tahun, serta berdomisili di wilayah Matraman. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memastikan turnamen ini benar-benar menjadi ajang internal yang solid dan berkesinambungan.
Fadjar menjelaskan, format pertandingan terdiri dari lima partai, yakni tiga partai tunggal dan dua partai ganda. Tim yang berhasil memenangkan minimal tiga partai dinyatakan sebagai pemenang.
“Skema ini kami pilih untuk menyeimbangkan kemampuan individu dan kekompakan tim. Dalam tenis meja, skill pribadi itu penting, tetapi kerja sama dan strategi tim juga menjadi penentu kemenangan,” jelasnya.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari dengan sistem setengah kompetisi hingga akhirnya terpilih juara umum An Nursiyah Cup IV yang berhak membawa pulang piala bergilir. Antusiasme peserta dan dukungan para anggota turut menyemarakkan suasana pertandingan.
Menurut Fadjar, semangat sportivitas menjadi nilai utama yang ingin dibangun dalam setiap pertandingan. Ia menekankan bahwa prestasi harus lahir dari proses yang jujur dan penuh integritas.
“Prestasi lahir dari integritas, dan integritas tumbuh dari kebersamaan. Itu yang menjadi semangat kami dalam menyelenggarakan turnamen ini,” tegasnya.
Ia berharap, An Nursiyah Cup dapat terus menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet tenis meja potensial di Matraman, tetapi juga memperkuat solidaritas komunitas olahraga di tingkat akar rumput.
“Semoga kejuaraan ini semakin mempererat persaudaraan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai olahraga tenis meja,” tutup Fadjar.
Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, An Nursiyah Cup IV menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan komunitas dan membangun karakter, sejalan dengan perjalanan enam tahun PTM An Nursiyah yang terus berkembang di tengah masyarakat Matraman.