Ide MBG dari Dana Zakat, Adies Kadir: Pemerintah harus Berhati-hati, Nanti Dituduh Gratifikasi…

 Ide MBG dari Dana Zakat, Adies Kadir: Pemerintah harus Berhati-hati, Nanti Dituduh Gratifikasi…

JAKARTA  – Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar DR. Ir. H. Adies Kadir,SH,MHum angkat suara terkait ide dana zakat untuk program Makan Bergizi Gratis. Menurut Adies,  dana akat punya peruntukan khusus dan sangat privasi tergantung masing-masing orang.

Bahkan Adies Kadir menilai terkait wacana makan bergizi gratis itu dengan menggunakan uang zakat perlu dipertimbangkan dengan matang. Jangan sampai ada masalah dikemudian hari sehingga perlu dibahas bersama di DPR RI.

“Pemerintah harus berhati-hati juga karena kan semuanya melalui pemerintah. Nanti dituduh lagi gratifikasi. Kan repot juga. Jadi perlu aturan, kalaupun ada zakat (untuk MBG), zakat yang model seperti apa,” kata Adies saat saat Press Conference dengan wartawan, jelang Rakernas MPO dan HUT Ormas MKGR ke-65 di Gedung Grha Beta MKGR, Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).

Menurut Adies, pihak pemerintah telah mempelajari dengan baik mengenai program andalan Presiden Prabowo Subianto itu. Begitu juga dengan pos anggaran yang perlu digunakan untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

“Ini kan kalau zakat kan biasanya perorangan ya pribadi ya, kalau ini kan program pemerintah,” ujar Adies.

Sebagai informasi, ide pendanaan MBG dari dana zakat berawal Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamuddin. Ia mengusulkan pemerintah mencari alternatif pembiayaan program MBG melalui skema zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS). Sebab, anggaran dari negara masih belum menutupi total dana yang dibutuhkan untuk program tersebut.

Sultan mengatakan, dana ZIS berpotensi memenuhi separuh dari kebutuhan anggaran program MBG. Sehingga dengan keterbatasan anggaran pemerintah untuk pembiayaan program MBG, partisipasi dan dukungan pembiayaan dari masyarakat adalah cara yang perlu dikaji secara serius.

 

Facebook Comments Box