Bukan Masinton jika Tidak Tegas: Pecat Tiga Kepala Dinas yang Terlibat Pungli

 Bukan Masinton jika Tidak Tegas: Pecat Tiga Kepala Dinas yang Terlibat Pungli

JAKARTA – Judul ini sengaja diangkat untuk menggambarkan karakter seutuhnya politisi Masinton Pasaribu yang tegas apa adanya nan jujur. Karakter itu yang tampak selama 10 tahun di Senayan sebagai Anggota DPR RI dari fraksi PDIP.

Banyak yang telah dilakukan selama duduk di kursi anggota parlemen pusat. Yang jelas, apalagi saat memegang kekuasaan seperti eksekutif seperti bupati, gubernur dan presiden. Dan itu dibuktikan saat Masinton belum sebulan jabat Bupati Tapanuli Tengah, ia sudah pecat tiga Kepala Dinas yang terbukti terlibat Pungli

Masinton membuat gebrakan setelah usai dilantik sebagai Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Masinton segera melakukan evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) jajaranya

Dia pun akhirnya memutuskan untuk mencopot jabatan tiga kepala dinas. Alasan Masinton mereka karena terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli).

Tiga OPD yang dicopot adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

“Ya (mereka) sudah demosi (copot), sesuai dengan tingkatannya,” ujar Masinton saat diwawancarai oleh wartawan di acara buka bersama dengan DPD PDIP Sumut di Hotel Grand Mercure, Medan, Sabtu (15/3/2025) malam seperti dilansir dari Kompas.com

Meskipun Masinton belum memerinci identitas ketiga kepala dinas yang dicopot maupun jumlah uang yang dipungli, ia menegaskan bahwa pencopotan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari Inspektorat.

“Ada yang melanggar dalam penerimaan honorer kemarin, di mana pemerintah daerah sejak terbitnya Permendagri itu tidak lagi melakukan penerimaan, tapi masih dilakukan dan ada pengutipan juga dari calon honorer tersebut. Makanya kita berikan sanksi lagi berdasarkan pemeriksaan Inspektorat,” jelas dia.

Masinton menekankan, langkah ini diambil untuk memastikan pemerintahan di Tapteng berjalan secara profesional.

“Kita ingin memastikan seluruh perangkat daerah di Tapteng itu bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ucap dia.

 

Facebook Comments Box