Kebakaran Karhutla, DPP KNPI Sesalkan Sikap Pengusaha Sawit

Kebakaran Karhutla, DPP KNPI Sesalkan Sikap Pengusaha Sawit

SHARE

JAKARTA – Ketua Bidang Perindustrian DPP KNPI Muhammad Syafii angkat suara terkait kebakaran hutan yang terjadi di pulau Sumatera dan sekitarnya. Syafii mengkecam sikap pengusaha di sana.

Syafii menjelaskan, saat pemerintah sedang melakukan kampanye dan diplomasi tentang sawit baik dan ramah lingkungan dihadapan masyarakat Indonesia dan Uni Eropa dalam rangka menuju Sustanaible Palm Oil bersamaan itu. Malah perusahan-perusahaan perkebunan sawit swasta lagi-lagi melakukan tindakan deforestasi, kebakaran hutan dan alih fungsi lahan di wilayah sumatera dan kalimantan hingga berdampak kesehatan, pendidikan dan perekonomian.

“Kami dari DPP KNPI turut berbela sungkawan terhadap masyarakat yang terkena dampak kabut asap,” kata Syafii pada Lintas Parlemen, Selasa (17/9/2019).

“Kami juga sesalkan perusahaan industri sawit yang melakukan tindakan deforestasi, pembakaran hutan dan alih fungsi lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan,” tambahnya.

Dalam rangka menuju Sustainable Development Goals (SDGs), tegasnya, Indonesia perlu menangani secara cepat dan tegas, sebab hal ini akan mengakibatkan pada kesehatan, pendidikan dan ekonomi serta citra industri sawit yang tidak bagus dimata dunia.

Sementara itu Arsyad Prayogi selaku Bidang Industri DPP KNPI menambahkan, kebakaran hutan di Sumatera merugikan masyarakat. Bukan hanya kesehatan, juga merugikan secara ekonomi.

“Selain berdampak pada pendidikan dan kesehatan, peristiwa karhutla akan berdampak terhadap perekonomian neraca perdagangan dan investasi asing dibidang industri sawit Indonesia, maka perlunya penanganan secara cepat dan tindak tegas secara hukum,” terang Arsyad.

Seperti diwartakan, bersatu Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS akan melaporkan kebakaran hutan itu ke PBB. KontraS menilai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semakin memburuk sepanjang 2019 sudah tergolong dalam kejahatan lingkungan atau ekosida.

Bagi KontraS mengatakan dampak parah terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat itu menjadi alasan karhutla disebut sebagai kejahatan lingkungan. (En)

Facebook Comments