Sari Yuliati Usul Bangun Pasar Karbon Indonesia di Washington
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati saat menghadiri forum diskusi bertajuk “Menuju Pasar Karbon Berintegritas Tinggi di Indonesia: Kemajuan dan Prospek” di Washington DC, Amerika Serikat. [Ist]
LP JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan komitmen Indonesia dalam mengembangkan pasar karbon berintegritas tinggi saat menghadiri forum diskusi internasional bertajuk Towards High-Integrity Carbon Markets in Indonesia: Progress and Prospects di Washington, DC, Selasa (14/4/2026).
Dalam forum yang dihadiri perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi mitra, lembaga sertifikasi, serta organisasi standar tersebut.
Sari menegaskan bahwa pengembangan pasar karbon merupakan bagian penting dari kontribusi Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global.
Dalam sambutannya, Sari Yuliati menekankan bahwa Indonesia, sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia, memiliki tanggung jawab sekaligus peluang unik dalam pertempuran global melawan perubahan iklim.
“Hutan kita bukan hanya bernafas untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, aset strategis berupa hutan, tanah, dan mangrove menjadikan Indonesia sebagai pusat penting penyimpanan karbon dunia.
Dengan mengukur potensi penyerapan karbon dari ekosistem tersebut, Indonesia diyakini dapat membuka peluang investasi hijau bernilai miliaran dolar.
Lebih lanjut, Sari Yuliati menekankan bahwa krisis iklim kini bukan lagi sekadar isu akademis, melainkan realitas yang dirasakan langsung di berbagai provinsi di Indonesia.
Karena itu, pengembangan solusi berbasis alam (nature-based solutions) dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Pidato tersebut ditutup dengan ajakan kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah maupun organisasi internasional, guna memastikan pasar karbon Indonesia berjalan secara transparan, kredibel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia.
[Rdh]