Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar UIN ALAUDDIN MAKASSAR Di antara denting waktu yang terus melangkah tanpa jeda, ada satu detik yang tak sekadar lewat, ia hadir membawa harap, menyuguhkan hikmah, dan mengetuk palung jiwa terdalam. Itulah saat ketika rembulan Muharram menggantung di langit malam, menandai fajar baru dalam sejarah umat yang pernah menggetarkan peradaban: 1447 […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar UIN Alauddin, Makassar Dunia seperti sedang menahan napas. Kita tidak sedang membaca novel dystopia atau menyaksikan film perang futuristik, tapi realitas hari ini terasa seperti narasi yang sudah pernah ditulis dalam sejarah, ketegangan menguat, blok kekuasaan mengeras, dan percikan konflik mulai menyala dari berbagai penjuru. Pertanyaannya mencuat: Apakah kita sedang […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar UIN Alauddin, Makassar Fenomena tergesa-gesa (al-‘ajalah) menjadi salah satu wajah dari krisis peradaban modern. Ia tak hanya menciptakan kegaduhan psikologis, tapi juga merusak struktur sosial dan spiritual manusia. Dalam perspektif Islam, tergesa-gesa adalah sifat setan yang harus dihindari, karena menafikan ketenangan yang merupakan bagian dari rahmat Allah. Tulisan ini mengurai […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar Ada waktu yang lebih dari sekadar angka dalam kalender, waktu yang mengetuk pintu hati, mengajak manusia merenungi hakikat keberadaan, waktu yang mengundang setiap jiwa untuk kembali kepada fitrah. Dzulhijjah bukan hanya bulan dalam deretan dua belas, ia adalah titik temu antara ketakwaan dan pengorbanan, antara harapan dan […]Read More
HARI ARAFAH Hari Arafah adalah salah satu hari paling mulia dalam Islam, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir, karena doa-doa yang dipanjatkan pada hari Arafah memiliki keutamaan yang besar. Doa-Doa yang Dianjurkan pada Hari Arafah 1. Dzikir Terbaik dari Rasulullah SAW Rasulullah SAW bersabda: […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar Pernahkah kita duduk sejenak, memejamkan mata, dan bertanya pada nurani kita sendiri: Apakah benar kita telah mengamalkan Pancasila bukan hanya di lisan, tetapi di hati dan tindakan nyata? Sudahkah nilai Ketuhanan menjadi ruh dalam setiap langkah hidup kita sebagai individu dan sebagai bangsa? Adakah Kemanusiaan yang Adil […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar Pendidikan Nilai dan Karakter UIN Alauddin Makassar Pada tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, dasar negara yang menjadi penuntun dan pedoman hidup kita semua. Di tahun 2025 ini, semoga Pancasila tidak hanya menjadi simbol, filsafat, dan ideologi semata, tetapi bisa menjadi rem dan dasar pribadi dari diri […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar Pendidikan Nilai dan Karakter UIN Alauddin Dalam sunyi malam yang panjang, kadang tubuh kita rebah bukan karena lelah fisik, tetapi karena jiwa yang diam-diam menanggung luka. Kita terlalu sibuk merawat raga, mengukur kalori, mengejar pola hidup sehat, meneguk vitamin saban pagi, namun melupakan sesuatu yang jauh lebih dalam: jiwa yang […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar Pendidikan Nilai dan Karakter UIN Alauddin Ada kalanya kita berjalan begitu jauh hingga lupa dari mana kita berasal. Tenggelam dalam gemerlap dunia, terbuai oleh nikmat yang sesaat, hingga tanpa sadar kita telah melepaskan akar yang dulu mengikat kita pada hakikat sejati kehidupan. Lupa daratan. Sebuah ungkapan yang lebih dari sekadar […]Read More
Oleh: Munawir Kamaluddin, Guru Besar Pendidikan Nilai dan Karakter UIN Alauddin Dunia hari ini sedang mencari pelipur lara. Di tengah kegaduhan politik, perang saudara, dan bencana kemanusiaan, nurani umat manusia seperti tercekik oleh asap kebencian dan dendam. Inilah yang seringkali orang sebut dengan ungkapan dunia menangis dan nurani merintih. Namun dalam hiruk-pikuk itu, selalu lahir […]Read More